Perkuat Tata Kelola, DPMD Jember Bekali Pengurus BUMDes Manajemen Keuangan Modern
- 02 Juli 2026
- Dibaca 29 Kali
Bagikan Via:
Perkuat Tata Kelola, DPMD Jember Bekali Pengurus BUMDes Manajemen Keuangan Modern
JEMBER, 02 JULI 2026 – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember terus memacu penguatan ekonomi desa melalui transformasi digital. Langkah strategis ini diwujudkan lewat pembinaan intensif bagi pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se-Kecamatan Arjasa yang digelar di Wisata Citra Mandiri BUM Desa Arjasa, Rabu 01 Juli 2026.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Bidang Sarana dan Prasarana DPMD Jember ini diikuti oleh pengurus BUM Desa dari Desa Arjasa, Biting, Candijati, Kemuning Lor, serta Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM). Agenda ini dirancang khusus untuk mencetak pengelola usaha desa yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Fokus utama pembinaan kali ini adalah introduksi dan pemanfaatan Aplikasi Keuangan VITTA BUM Desa. Inovasi digital ini hadir sebagai solusi praktis untuk membantu para pengurus dalam melakukan pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, hingga digitalisasi administrasi usaha agar lebih efektif dan efisien.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana DPMD Kabupaten Jember, Daris Surahmah, S.E., M.M., menegaskan bahwa BUM Desa merupakan motor penggerak utama perekonomian warga. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan adaptasi teknologi mutlak diperlukan agar unit usaha desa mampu bersaing.
"BUMDes harus dikelola dengan tata kelola yang sehat. Melalui pembinaan ini, kami berharap seluruh pengurus tidak hanya tertib administrasi, tetapi juga cakap memanfaatkan teknologi seperti aplikasi VITTA untuk mendukung keberlanjutan usaha," ujar Daris.
Melalui pendampingan berkelanjutan ini, DPMD Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk terus mengawal BUM Desa agar bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang mandiri, tangguh, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa.
Ke depan, DPMD Kabupaten Jember mengagendakan program pembinaan serupa di kecamatan lain secara bertahap guna memastikan digitalisasi tata kelola BUMDes berjalan merata di seluruh wilayah. Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan desa, optimisme untuk mewujudkan kemandirian ekonomi daerah yang berkelanjutan kini semakin nyata. (ach)