logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Jember Pantau Empat Pos Operasi Ketupat, Antisipasi Cuaca Ekstrem

  • 15 Maret 2026
  • Dibaca 268 Kali
Bagikan Via:
bpbd-jember-pantau-empat-pos-operasi-ketupat-antisipasi-cuaca-ekstrem-20260315

BPBD Jember Pantau Empat Pos Operasi Ketupat, Antisipasi Cuaca Ekstrem

JEMBER, 15 MARET 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan patroli pemantauan di sejumlah Pos Pengamanan (Pos PAM) dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2026, Minggu 15 Maret 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang arus mudik Lebaran.

Pemantauan dilakukan di empat titik pos pengamanan, yakni Pos Alun-Alun Jember, Pos Garahan, Pos Tawang Alun, dan Pos Pondok Dalem. Patroli dimulai sekitar pukul 15.30 WIB dengan melibatkan sejumlah unsur lintas instansi.

Kepala BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo mengatakan, kegiatan patroli ini merupakan bagian dari langkah antisipasi terhadap potensi bencana yang dapat terjadi selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. Selain memantau kondisi lapangan, petugas juga memastikan koordinasi antarinstansi berjalan baik di setiap pos pengamanan".

“Pemantauan ini bertujuan memastikan kesiapsiagaan personel di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi bencana yang mungkin terjadi, terutama di titik-titik yang rawan cuaca ekstrem dan gangguan alam,” ujarnya.

Dalam pemantauan tersebut, BPBD juga menerima laporan kondisi cuaca dari Pos Pantau Terpadu Gumitir. Sekitar pukul 14.20 WIB, wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang disertai kabut tebal. Meski demikian, kondisi di lapangan dilaporkan tetap aman dan tidak terjadi bencana alam.

Sementara itu,Agit dari Team Reaksi Cepat (TRC) menegaskan hingga pukul 15.00 WIB situasi di seluruh pos yang dipantau masih dalam kondisi aman dan terkendali. Arus lalu lintas di jalur yang dipantau juga terpantau lancar, sementara aktivitas masyarakat berjalan normal.

“Meski kondisi relatif aman, kami tetap meningkatkan kewaspadaan karena BMKG telah mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di wilayah Jember pada periode 11 hingga 20 Maret 2026,” ungkapnya.

Ia menambahkan, BPBD bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan cuaca dan kondisi wilayah secara berkala selama Operasi Ketupat Semeru berlangsung.

“Kami mengimbau masyarakat tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika terjadi hujan deras atau kabut yang dapat mengganggu jarak pandang di jalan,” ungkapnya.

Patroli tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Kabupaten Jember, Kodim 0824 Jember, Polres Jember, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Destana, RAPI, ORARI, serta relawan kebencanaan.

Pemerintah daerah berharap koordinasi lintas instansi tersebut dapat memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama masa pengamanan Lebaran. (tgh)

Galeri Foto