Pertemuan Ketua SPPG dan Satgas BGN Kecamatan Ajung Bahas Pendataan Penerima Manfaat 3B
- 16 Juni 2026
- Dibaca 6 Kali
Bagikan Via:
Pertemuan Ketua SPPG dan Satgas BGN Kecamatan Ajung Bahas Pendataan Penerima Manfaat 3B
Jember, 15 Juni 2026 – Dalam rangka memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bersama Satgas Badan Gizi Nasional (BGN) Kecamatan Ajung menggelar pertemuan koordinasi terkait pendataan penerima manfaat kategori 3B (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita). Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Senin (15/6/2026), membahas teknis pendataan serta pembagian sasaran penerima manfaat pada masing-masing SPPG yang beroperasi di wilayah Kecamatan Ajung.
Pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan langkah dalam pelaksanaan program MBG bagi kelompok rentan, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Pendataan yang akurat dinilai menjadi kunci keberhasilan program agar bantuan gizi yang diberikan dapat tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kasi PMKS Kecamatan Ajung Hadi Susanto, S.Pd., Korcam MBG Kecamatan Ajung Mas Isbat, Pj. Kepala Desa Pancakarya Murka'i, para Ka SPPG se-Kecamatan Ajung, tenaga kesehatan dari Puskesmas Ajung, para bidan desa, nutrisionis, serta Penyuluh KB Kecamatan Ajung. Di antaranya adalah M. Nanang, N. Irma S, Siti Rohmatun, Evi elcaH., Dwi Septiawati, Fitrotin Azizah, Indah K., dan Faiqotul Rohmah.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kecamatan Ajung diwakili oleh Kasi PMKS Hadi Susanto, S.Pd. yang menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, SPPG, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan program prioritas nasional ini.
Pembahasan utama dalam rapat menitikberatkan pada mekanisme pendataan penerima manfaat kategori 3B serta pembagian wilayah sasaran bagi masing-masing SPPG. Disampaikan bahwa setiap SPPG memiliki target pelayanan dengan kapasitas minimal 300 penerima manfaat (PM) untuk kategori 3B.
Selain itu, peserta rapat juga membahas penyusunan menu makanan bergizi yang akan diberikan kepada para penerima manfaat. Menu yang disediakan tidak bersifat seragam karena kebutuhan gizi setiap kelompok berbeda. Ibu hamil memerlukan asupan nutrisi yang berbeda dengan ibu menyusui, demikian pula kebutuhan gizi balita memiliki standar tersendiri sesuai usia dan kondisi tumbuh kembangnya.
Penentuan jenis dan komposisi menu nantinya akan dilakukan oleh ahli gizi yang bertugas pada masing-masing dapur SPPG, sehingga makanan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan gizi penerima manfaat. Dengan pendekatan tersebut, program MBG diharapkan mampu memberikan dampak yang optimal terhadap peningkatan kesehatan ibu dan anak.
Melalui koordinasi ini, seluruh peserta berkomitmen untuk memperkuat validitas data penerima manfaat dan memastikan distribusi program berjalan secara efektif. Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, mencegah stunting, serta mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Kabupaten Jember.
Kegiatan ditutup dengan penyamaan persepsi terkait mekanisme pelaporan dan tindak lanjut pendataan di masing-masing desa, sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis bagi kelompok 3B di Kecamatan Ajung dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan tepat sasaran.(Ikh)