logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Program UHC dan Gerakan 1200 Nakes Diperkuat di Posyandu Wilayah Cakru Kencong, Pastikan Seluruh Sasaran Layanan Kesehatan Terjangkau

  • 13 Maret 2026
  • Dibaca 158 Kali
Bagikan Via:
program-uhc-dan-gerakan-1200-nakes-diperkuat-di-posyandu-wilayah-cakru-kencong-pastikan-seluruh-sasaran-layanan-kesehatan-terjangkau-20260314

Program UHC dan Gerakan 1200 Nakes Diperkuat di Posyandu Wilayah Cakru Kencong, Pastikan Seluruh Sasaran Layanan Kesehatan Terjangkau

JEMBER, 12 MARET 2026 – Upaya meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat terus diperkuat melalui berbagai program pemerintah daerah. Salah satunya melalui pelaksanaan program Universal Health Coverage (UHC) yang dipadukan dengan Gerakan 1200 Tenaga Kesehatan (G 1200 Nakes) di posyandu wilayah Desa Cakru, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember pada 11 Maret 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan tenaga kesehatan bersama kader posyandu yang secara aktif memberikan pelayanan kesehatan sekaligus melakukan sosialisasi program kesehatan kepada masyarakat. Program ini bertujuan untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang lebih mudah, merata, dan terjangkau.

Dalam kegiatan tersebut, tenaga kesehatan bersama kader posyandu memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya memanfaatkan program UHC. Melalui program ini, masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang telah bekerja sama dengan pemerintah sehingga akses layanan kesehatan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.

Selain sosialisasi UHC, kegiatan di posyandu wilayah Cakru juga menjadi bagian dari pelaksanaan Gerakan 1200 Tenaga Kesehatan (G 1200 Nakes). Program ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat pelayanan kesehatan hingga tingkat desa dengan melibatkan tenaga kesehatan secara aktif dalam menjangkau masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar.

Di wilayah Desa Cakru sendiri, posyandu telah menerapkan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Melalui penerapan ILP, pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada ibu dan balita, tetapi juga menjangkau seluruh kelompok usia mulai dari remaja, usia produktif hingga lansia. Dengan pendekatan ini, pelayanan kesehatan masyarakat dapat dilakukan secara lebih menyeluruh dan berkelanjutan.

Berbagai kegiatan pelayanan kesehatan dilakukan dalam pelaksanaan Posyandu ILP tersebut. Di antaranya penimbangan dan pengukuran tinggi badan balita guna memantau tumbuh kembang anak serta mendeteksi potensi stunting sejak dini. Selain itu tenaga kesehatan juga memberikan pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil serta edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu dan anak.

Kegiatan lainnya yang dilakukan dalam posyandu adalah pemeriksaan tekanan darah serta skrining penyakit tidak menular bagi masyarakat usia dewasa dan lansia. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini berbagai risiko penyakit seperti hipertensi maupun gangguan kesehatan lainnya sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Selain pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat. Edukasi tersebut meliputi penerapan pola makan bergizi seimbang, pentingnya aktivitas fisik, serta kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Kader posyandu juga memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Mereka membantu melakukan pendataan sasaran pelayanan serta mengajak masyarakat untuk datang ke posyandu agar dapat memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia.

Dalam pelaksanaan program G 1200 Nakes, tenaga kesehatan dan kader posyandu di wilayah Cakru juga melakukan pembagian tugas secara terkoordinasi. Pembagian tugas ini dilakukan agar seluruh sasaran pelayanan kesehatan dapat terjangkau dengan baik sehingga tidak ada masyarakat yang terlewat dari layanan kesehatan.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Dyah Kusworini Indriaswati, menyampaikan bahwa pelaksanaan Gerakan 1200 Nakes di wilayah Cakru menunjukkan hasil yang positif dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Gerakan 1200 Nakes di posyandu Cakru sudah bisa menjangkau semua kalangan, dan semua tenaga kesehatan dapat membagi tugas secara maksimal agar semua masyarakat dapat merasakan manfaat dari program yang dijalankan oleh pemerintah,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan aktif tenaga kesehatan bersama kader posyandu menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan berbagai program kesehatan di tingkat masyarakat.

Untuk memastikan program berjalan optimal, Dinas Kesehatan Kabupaten Jember juga melakukan monitoring dan evaluasi (monev) secara berkala. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau pelaksanaan program di lapangan sekaligus mengevaluasi berbagai capaian yang telah diraih.

Melalui monitoring tersebut, Dinas Kesehatan dapat melihat secara langsung perkembangan pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas dan posyandu, serta mengidentifikasi berbagai kendala yang mungkin muncul di lapangan. Dengan demikian, langkah perbaikan dapat segera dilakukan agar program tetap berjalan efektif.

Monitoring dan evaluasi ini juga menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa Gerakan 1200 Nakes benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan pengawasan yang berkelanjutan, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Jember dapat terus meningkat dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. (fam)

Galeri Foto