logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ledokombo

Rakor Festival Enggrang XIV Ledokombo Matangkan Pengamanan dan Persiapan Sambut Menteri hingga Tamu Mancanegara

  • 04 Agustus 2026
  • Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
rakor-festival-enggrang-xiv-ledokombo-matangkan-pengamanan-dan-persiapan-sambut-menteri-hingga-tamu-mancanegara-20260804

Rakor Festival Enggrang XIV Ledokombo Matangkan Pengamanan dan Persiapan Sambut Menteri hingga Tamu Mancanegara

JEMBER, 04 AGUSTUS 2026 – Pemerintah Kecamatan Ledokombo bersama unsur Muspika, Komunitas Tanoker, pemerintah desa, serta berbagai pihak terkait menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Festival Enggrang ke-14 Tahun 2026 di Aula Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Selasa 04 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 11.30 WIB tersebut menjadi langkah strategis untuk mematangkan seluruh rangkaian pelaksanaan festival budaya yang telah menjadi ikon Kecamatan Ledokombo dan dikenal hingga tingkat nasional maupun internasional.

Rakor dipimpin langsung oleh Camat Ledokombo, Nino Eka Putra Wahyu Romadhoni, serta dihadiri Danramil Ledokombo Kapten Arm Abd Azis, Kapolsek Ledokombo IPTU Andrias Suryo Rubedo, Pembina Tanoker Ir. Suporahadjo, Ketua Tanoker Dra. Farha Abdul Kadir Assegaf, Sekretaris Kecamatan Ledokombo Heri Lukman Hakim, jajaran pejabat Kecamatan Ledokombo, perwakilan Pemerintah Desa Sumberlesung, tim Komunitas Tanoker, serta mahasiswa KKN kolaboratif Desa Sumberlesung. Total peserta yang hadir diperkirakan mencapai 25 orang.

Dalam paparannya, Pembina Tanoker, Ir. Suporahadjo, menyampaikan bahwa persiapan Festival Enggrang ke-14 secara umum telah berjalan dengan baik. Koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk memastikan setiap tahapan kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana. Ia juga mengungkapkan bahwa pihak Tanoker telah memperoleh arahan dan dukungan dari Bupati Jember, Dr. H. Muhammad Fawaid, terkait penyelenggaraan festival yang menjadi salah satu agenda budaya unggulan Kabupaten Jember.

“Festival Enggrang bukan sekadar pertunjukan budaya, tetapi ruang pembelajaran, pelestarian tradisi, dan sarana memperkenalkan Ledokombo kepada dunia. Oleh karena itu, kesiapan teknis, pelayanan tamu, dan keamanan harus dipastikan berjalan maksimal,” ujar Ir. Suporahadjo.

Dalam rakor tersebut juga disampaikan bahwa Gusti Kanjeng Ratu Hemas dipastikan batal menghadiri kegiatan. Namun demikian, festival tetap akan dihadiri sejumlah tamu penting, di antaranya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si., Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Dr. Fajar Riza Ul Haq, Bupati Jember Dr. H. Muhammad Fawaid, S.E., M.Sc., serta sejumlah tamu dari luar negeri.

Camat Ledokombo, Nino Eka Putra Wahyu Romadhoni, dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur demi suksesnya Festival Enggrang yang telah memasuki penyelenggaraan ke-14. Menurutnya, kehadiran pejabat negara dan tamu internasional merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi seluruh pihak.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Komunitas Tanoker yang selama ini konsisten menjaga dan mengembangkan Festival Enggrang sebagai identitas budaya Ledokombo. Kehadiran tamu VVIP harus kita sambut dengan persiapan yang matang, mulai dari kantong parkir, pengaturan lalu lintas, keamanan, hingga kenyamanan seluruh undangan,” kata Nino.

Ia juga meminta agar koordinasi dengan kementerian dan pihak terkait terus dilakukan sehingga susunan acara atau rundown dapat segera difinalisasi. Selain itu, aspek pengamanan menjadi prioritas utama mengingat besarnya skala kegiatan dan tingginya antusiasme masyarakat.

Danramil Ledokombo, Kapten Arm Abd Azis, menambahkan bahwa kesiapan fasilitas pendukung juga harus menjadi perhatian. Ia mengusulkan penyediaan toilet portabel bagi para tamu serta menegaskan bahwa jalur yang akan digunakan dalam rangkaian Festival Enggrang harus steril sebelum kegiatan dimulai.

“Pengamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kami dari TNI siap mendukung penuh agar Festival Enggrang berlangsung aman, tertib, dan sukses,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Ledokombo, IPTU Andrias Suryo Rubedo, menilai Festival Enggrang memiliki dampak positif yang luas bagi masyarakat, baik dari sisi budaya, pendidikan, maupun ekonomi lokal.

“Festival ini membawa nama baik Ledokombo dan Kabupaten Jember. Polsek Ledokombo siap mendukung penuh pengamanan dan pengaturan kegiatan agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Dari hasil rakor disepakati bahwa apel kesiapan pengamanan akan dilaksanakan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, di depan Kantor Kecamatan Ledokombo. Selain itu, skema pengawalan rombongan VVIP, pengaturan lokasi parkir khusus, hingga penanganan tamu dari luar negeri juga telah dibahas secara rinci.

Rakor ini digelar dengan tujuan menyamakan persepsi, mematangkan rencana pengamanan, serta membagi tugas antarinstansi guna menjamin keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan seluruh tamu yang akan menghadiri Festival Enggrang ke-14.

Sebagai agenda budaya yang telah dikenal luas, Festival Enggrang bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Ledokombo, tetapi juga menjadi simbol kuat pelestarian permainan tradisional Indonesia di tengah arus modernisasi. Melalui kolaborasi pemerintah, aparat keamanan, komunitas budaya, dan masyarakat, Festival Enggrang ke-14 diharapkan mampu menjadi ajang budaya bertaraf nasional yang memperkuat citra Jember sebagai daerah yang kaya akan tradisi, kreativitas, dan semangat gotong royong.

Secara keseluruhan, kegiatan Rakor Persiapan Festival Enggrang ke-14 Kecamatan Ledokombo berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif, serta menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan festival budaya yang akan digelar di Desa Sumberlesung, Kecamatan Ledokombo.(yus)

Galeri Foto