Rakor Lintas Sektor Ajung Perkuat Homecare, Data Warga Rentan Jadi Kunci
- 04 September 2026
- Dibaca 28 Kali
Bagikan Via:
Rakor Lintas Sektor Ajung Perkuat Homecare, Data Warga Rentan Jadi Kunci
JEMBER, 04 SEPTEMBER 2026 - Pemerintah Kecamatan Ajung memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi warga rentan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Salah satu fokusnya ialah optimalisasi program Homecare agar layanan kesehatan dapat menjangkau warga yang memiliki keterbatasan mobilitas dan membutuhkan pemantauan rutin di rumah.
Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang digelar di Balai Kecamatan Ajung, Jumat 04 September 2026. Pertemuan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, fasilitas kesehatan, aparat keamanan, serta pemangku kepentingan se-Kecamatan Ajung.
Kepala BPBD Kabupaten Jember hadir sebagai Ketua Tim Pengampu Program Homecare untuk wilayah Ajung dan sekitarnya. Hadir pula Camat Ajung Andri Purnomo, Kepala Puskesmas Ajung, Kapolsek Ajung, Komandan Pos Koramil Ajung, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Rapat diawali dengan pemaparan pemetaan kerentanan sosial dan kesehatan warga oleh Kepala Puskesmas Ajung. Pembahasan kemudian diarahkan pada penguatan mekanisme rujukan cepat dan koordinasi lapangan, terutama bagi lansia, penyandang disabilitas berat, serta warga kurang mampu yang membutuhkan pemantauan kesehatan secara berkala.
Program Homecare diharapkan dapat menjadi pintu masuk pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, warga yang mengalami kendala mobilitas tidak selalu harus datang langsung ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pemantauan dan intervensi medis.
Keterlibatan BPBD dalam koordinasi program juga dinilai penting, terutama dalam mendukung kesiapsiagaan logistik, penanganan kondisi kedaruratan medis, hingga penyaluran bantuan secara terpadu antarlembaga.
Camat Ajung, Andri Purnomo mengatakan, keberhasilan penanganan persoalan sosial dan kesehatan masyarakat sangat bergantung pada akurasi data serta kesiapan seluruh pihak untuk bekerja bersama di lapangan.
"Pelayanan publik, terutama yang menyentuh ranah kesehatan masyarakat tingkat dasar, tidak bisa dijalankan secara parsial atau terkotak-kotak. Kehadiran program penanganan medis langsung ke rumah warga adalah ikhtiar nyata negara untuk memastikan setiap warga, tanpa memandang kendala mobilitas fisik atau keterbatasan ekonomi, menerima pemenuhan hak dasar mereka," kata Andri.
Karena itu, Andri meminta kepala desa, perangkat wilayah, hingga RT dan RW aktif memperbarui data warga yang membutuhkan intervensi kesehatan. Pemutakhiran data tersebut perlu dilakukan bersama kader kesehatan dan aparat keamanan agar penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat.
"Oleh karena itu, saya menekankan kepada seluruh kepala desa, perangkat wilayah, hingga tingkat RT dan RW agar bekerja sama aktif dengan kader kesehatan serta aparat keamanan dalam memperbarui basis data warga yang membutuhkan intervensi mendesak," ujarnya.
Rakor tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan. Di antaranya, validasi rutin data penerima manfaat intervensi kesehatan, penetapan jalur komunikasi tanggap darurat antardesa, serta evaluasi bulanan terhadap kinerja tim di lapangan.
Melalui penguatan koordinasi tersebut, Kecamatan Ajung menargetkan pelayanan kepada warga rentan tidak berhenti pada pendataan. Program Homecare diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih cepat, transparan, dan inklusif hingga ke tingkat keluarga. (ar)