Rakor Pemulangan Jemaah Haji, Camat Kencong Pastikan Kesiapan Lintas Sektoral Matang
- 22 Juni 2026
- Dibaca 16 Kali
Bagikan Via:
Rakor Pemulangan Jemaah Haji, Camat Kencong Pastikan Kesiapan Lintas Sektoral Matang
JEMBER, 22 JUNI 2026 - Pemerintah Kecamatan Kencong menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemulangan Jemaah Haji sebagai langkah memastikan seluruh proses penyambutan dan pemulangan jemaah haji berjalan aman, tertib, dan lancar. Rakor yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Kencong, Senin 22 Juni 2026, dihadiri unsur pemerintah kecamatan, Polsek, Koramil, Puskesmas, Pondok Pesantren Assunniyah, serta instansi terkait lainnya.
Camat Kencong, Ronny Arvianto, mengatakan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan melalui koordinasi lintas sektoral guna mengantisipasi seluruh kebutuhan teknis saat jemaah haji kembali ke daerah.
Menurutnya, seluruh rangkaian penyambutan jemaah haji tahun ini akan dipusatkan di Pondok Pesantren Assunniyah Kencong sebagai lokasi utama kedatangan dan penjemputan jemaah oleh keluarga.
“Semua pihak telah dilibatkan dalam proses persiapan agar pelaksanaan pemulangan jemaah haji dapat berjalan dengan baik. Koordinasi dilakukan untuk memastikan setiap unsur memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing,” ujar Ronny.
Ia menjelaskan, personel gabungan dari Polsek, Koramil, Satpol PP, dan unsur Kecamatan Kencong telah disiapkan untuk mendukung pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta pelayanan kepada jemaah dan keluarga penjemput.
Selain itu, pengaturan arus kendaraan, mobilisasi jemaah, hingga penanganan barang bawaan akan mengikuti prosedur operasional yang telah ditetapkan oleh panitia Pondok Pesantren Assunniyah. Langkah tersebut dilakukan guna menjaga ketertiban dan menghindari terjadinya penumpukan kendaraan maupun kerumunan saat jemaah tiba.
Dalam rakor tersebut, Kepala Puskesmas Kencong, Untung Pujianto, menyampaikan kesiapan sektor kesehatan untuk mendukung pemulangan jemaah haji Kloter 91. Pihaknya telah menyiagakan tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan pengemudi yang akan bertugas menjemput jemaah di asrama haji sebelum pukul 20.00 WIB.
Selain itu, Puskesmas Kencong juga berkoordinasi dengan Puskesmas Cakru untuk melakukan penjagaan di titik kedatangan jemaah di Pondok Pesantren Assunniyah. Layanan Unit Gawat Darurat (UGD) juga disiapkan sebagai langkah antisipasi apabila terdapat jemaah yang membutuhkan penanganan kesehatan darurat.
“Pemantauan kesehatan tidak hanya dilakukan saat kedatangan. Petugas kesehatan haji juga akan melakukan kunjungan ke rumah masing-masing jemaah sesuai wilayah domisili untuk memastikan kondisi kesehatan mereka pasca menjalankan ibadah haji,” jelas Untung.
Ia menambahkan, apabila ditemukan jemaah yang mengalami gangguan kesehatan atau memiliki penyakit penyerta, maka penanganan medis akan segera diberikan sesuai kebutuhan.
Menurut Untung, pelayanan kesehatan kepada jemaah haji merupakan bagian dari komitmen Puskesmas Kencong yang mengusung moto “Cerah Membahana”, akronim dari Cepat, Empati, Responsif, Amanah, dan Humanity. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelayanan kesehatan yang cepat dan berkelanjutan hingga ke tingkat rumah tangga.
Sementara itu, Camat Kencong menambahkan bahwa kegiatan penyambutan jemaah haji merupakan agenda rutin tahunan yang selalu menjadi perhatian bersama. Pengalaman pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya dijadikan bahan evaluasi untuk menyempurnakan mekanisme pelayanan dan pengamanan sehingga pelaksanaan tahun ini dapat berlangsung lebih efektif dan terorganisir.
“Evaluasi dari tahun sebelumnya menjadi acuan untuk memperbaiki berbagai aspek teknis agar pelayanan kepada jemaah semakin optimal,” katanya.
Di akhir rakor, seluruh pihak berkomitmen untuk terus menjaga komunikasi dan koordinasi hingga hari pelaksanaan. Dengan dukungan unsur keamanan, tenaga kesehatan, panitia, dan masyarakat, proses pemulangan jemaah haji Kecamatan Kencong diharapkan berlangsung aman, tertib, lancar, serta memberikan kenyamanan bagi jemaah maupun keluarga yang menyambut kepulangan mereka.
Kepala Puskesmas Kencong juga berharap seluruh jemaah dapat kembali ke tengah keluarga dalam keadaan sehat dan selamat. Ia berharap ibadah haji yang telah ditunaikan membawa keberkahan serta menjadi motivasi bagi keluarga yang mengantar dan menjemput untuk kelak memperoleh kesempatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci. (gfr)