logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Bangsalsari

Rembuk Stunting Desa Gambirono, Dorong Penguatan Program dalam RKPDes 2027

  • 10 September 2026
  • Dibaca 18 Kali
Bagikan Via:
rembuk-stunting-desa-gambirono-dorong-penguatan-program-dalam-rkpdes-2027-20260910

Rembuk Stunting Desa Gambirono, Dorong Penguatan Program dalam RKPDes 2027

JEMBER, 10 SEPTEMBER 2026 – Pemerintah Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, menggelar kegiatan Rembuk Stunting dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027, Kamis 10 September 2026.

Kegiatan bertempat di Balai Desa Gambirono ini menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam memperkuat perencanaan pembangunan yang berkaitan dengan pencegahan dan penanganan stunting.

Rembuk stunting dihadiri oleh Kasi PMKS Kecamatan Bangsalsari beserta staf, Kepala Desa Gambirono, Pendamping Desa Gambirono, perangkat desa, kader PKK Desa Gambirono, Ketua BPD Gambirono, serta Satpol PP wilayah Desa Gambirono.

Rembuk stunting merupakan forum penting untuk membahas kondisi serta kebutuhan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, serta langkah-langkah pencegahan stunting di tingkat desa.

Hasil pembahasan diharapkan dapat menjadi salah satu bahan dalam penyusunan program dan kegiatan Desa Gambirono pada RKPDes Tahun 2027, sehingga kebijakan pembangunan desa dapat disusun berdasarkan kebutuhan dan kondisi masyarakat di lapangan.

Kasi PMKS Kecamatan Bangsalsari Novi Arifiani, S.T., M.T., menyampaikan bahwa penanganan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak dan tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan.

“Pencegahan stunting membutuhkan sinergi semua unsur, mulai dari pemerintah desa, kader PKK, pendamping desa, tenaga kesehatan, keluarga hingga masyarakat. Karena itu, hasil rembuk stunting perlu menjadi perhatian dalam penyusunan program pembangunan desa,” ujarnya.

Menurutnya, perencanaan yang baik perlu diarahkan pada langkah-langkah yang bersifat preventif dan edukatif, termasuk peningkatan pemahaman keluarga mengenai pola asuh, pemenuhan gizi, kebersihan lingkungan, serta pemantauan tumbuh kembang anak.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang koordinasi antara pemerintah desa dan unsur terkait untuk mengidentifikasi persoalan serta menentukan prioritas yang dapat ditindaklanjuti melalui perencanaan pembangunan desa.

Kecamatan Bangsalsari, lanjut Novi, akan terus mendukung pemerintah desa dalam proses pendampingan perencanaan pembangunan, termasuk program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesehatan masyarakat.

“Yang terpenting bukan hanya bagaimana program direncanakan, tetapi bagaimana program tersebut nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Pencegahan stunting harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan keluarga sebagai lingkungan pertama bagi tumbuh kembang anak,” tambahnya.

Melalui Rembuk Stunting ini, Pemerintah Desa Gambirono diharapkan dapat menyusun RKPDes 2027 yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung terciptanya generasi yang sehat, tumbuh optimal, dan memiliki kualitas sumber daya manusia yang baik. (yun)

Galeri Foto