logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Sinergi Patrang Gelar Imunisasi Kejar Campak di Baratan, Bentengi Anak dari Penyakit Berbahaya

  • 26 Maret 2026
  • Dibaca 288 Kali
Bagikan Via:
sinergi-patrang-gelar-imunisasi-kejar-campak-di-baratan-bentengi-anak-dari-penyakit-berbahaya-20260326

Sinergi Patrang Gelar Imunisasi Kejar Campak di Baratan, Bentengi Anak dari Penyakit Berbahaya

JEMBER, 26 MARET 2026 – Kesehatan generasi masa depan menjadi prioritas utama di wilayah Kecamatan Patrang. Pada Rabu 25 Maret 2026, sebuah kolaborasi solid antara Dinas Kesehatan, Pemerintah Kecamatan Patrang, Puskesmas Banjarsengon, dan Kelurahan Baratan resmi meluncurkan kegiatan Imunisasi Kejar Campak.

Langkah jemput bola ini difokuskan bagi bayi usia 9 hingga 18 bulan yang belum melengkapi dosis imunisasi campaknya. Pelaksanaan dilakukan secara serentak di dua titik strategis : Pos Alamanda 69 A Krajan dan Alamanda 69 B Rembangan Hill Residence.

Pentingnya agenda ini terlihat dari kehadiran para pemangku kepentingan yang turun langsung ke lapangan. Kepala Puskesmas Banjarsengon, drg. Driana Desy Purwaningsih, M.Kes., memantau jalannya imunisasi bersama Lurah Baratan, Suprihatin, S.Sos. Dukungan penuh juga datang dari jajaran Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Bintoro, serta tim medis dan Koordinator Imunisasi, Wahyu Anita, A.Md.Keb.

Koordinator Imunisasi Wahyu Anita menegaskan bahwa imunisasi ini bukan sekadar rutinitas medis, melainkan tameng pelindung. Menurutnya, penyakit campak jika dibiarkan dapat memicu komplikasi yang sangat membahayakan nyawa dan masa depan anak.

Seperti Pneumonia, yakni radang paru-paru akut yang menyulitkan pernapasan. Ensefalitis, yaitu peradangan pada otak yang berisiko cacat saraf, serta gangguan sensorik, mulai dari infeksi telinga hingga ancaman kebutaan permanen.

Dalam kesempatan yang sama, drg. Driana Desy Purwaningsih mengimbau para orang tua untuk selalu waspada dan tidak meremehkan gejala awal pada anak."Jika anak mengalami demam tinggi, muncul ruam merah, batuk, serta mata merah (konjungtivitis), jangan ditunda. Segera melapor atau datang ke fasilitas kesehatan terdekat," tegas drg. Desy.

Melalui gerakan "Imunisasi Kejar Campak" ini, Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Jember menaruh harapan besar untuk menekan angka kasus campak secara signifikan. Langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen daerah dalam memastikan setiap anak di Jember tumbuh dengan optimal, sehat, dan terlindungi dari ancaman penyakit menular. (sgk)