logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Kesejahteraan Rakyat

Beasiswa Cinta Bergema Bisa Digunakan di Kampus Seluruh Indonesia, Warga Desa Jombang Sambut Antusias Penjelasan Bagkesra

  • 06 Juni 2026
  • Dibaca 22 Kali
Bagikan Via:
beasiswa-cinta-bergema-bisa-digunakan-di-kampus-seluruh-indonesia-warga-desa-jombang-sambut-antusias-penjelasan-bagkesra-20260607

Beasiswa Cinta Bergema Bisa Digunakan di Kampus Seluruh Indonesia, Warga Desa Jombang Sambut Antusias Penjelasan Bagkesra

JEMBER, 06 JUNI 2026 – Kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi melalui program Beasiswa Cinta Bergema menjadi salah satu topik yang paling menarik perhatian masyarakat dalam kegiatan Bunga Desaku Mini yang digelar di Balai Desa Jombang, Kecamatan Jombang, pada Sabtu, 06 Juni 2026, pukul 10.00 WIB.

Dalam sesi dialog bersama masyarakat, salah seorang warga menanyakan apakah Beasiswa Cinta Bergema hanya dapat digunakan pada perguruan tinggi yang berada di Kabupaten Jember atau juga dapat dimanfaatkan untuk kuliah di luar daerah.

Menanggapi pertanyaan tersebut, perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Jember, Ahmad Edy Sutrisno, S.M, menjelaskan bahwa Beasiswa Cinta Bergema tidak terbatas pada perguruan tinggi yang berada di Kabupaten Jember saja.

Menurutnya, program tersebut dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia selama memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember.

"Beasiswa Cinta Bergema dapat digunakan untuk menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Yang menjadi syarat utama adalah calon penerima harus berdomisili di Kabupaten Jember dan memiliki identitas kependudukan Kabupaten Jember sesuai ketentuan yang berlaku," jelas Ahmad Edy.

Ia menambahkan bahwa program tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperluas akses pendidikan bagi generasi muda, tanpa membatasi pilihan perguruan tinggi yang menjadi tujuan studi.

Selain membahas program beasiswa, masyarakat juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menanyakan perkembangan insentif Ketua Kelompok Pengajian yang hingga saat ini masih dinantikan pencairannya. Pertanyaan tersebut muncul karena insentif guru ngaji telah lebih dahulu diterima oleh para penerima manfaat.

Menjawab hal tersebut, Ahmad Edy menjelaskan bahwa proses penyaluran insentif Ketua Kelompok Pengajian saat ini masih berada pada tahap rekapitulasi dan penyempurnaan data penerima manfaat.

"Saat ini proses insentif Ketua Kelompok Pengajian masih dalam tahap rekapitulasi data. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan seluruh data penerima benar-benar sesuai dan tepat sasaran sebelum memasuki proses penyaluran," terangnya.

Meski demikian, ia meminta masyarakat untuk tetap tenang karena Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen merealisasikan program tersebut pada tahun ini.

"Insyaallah insentif Ketua Kelompok Pengajian akan cair pada tahun 2026. Saat ini kami masih menyelesaikan seluruh tahapan administrasi yang diperlukan. Jika proses berjalan sesuai rencana, pencairan ditargetkan paling lambat sekitar bulan Oktober tahun ini," tambahnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan banyaknya pertanyaan yang disampaikan masyarakat terkait pendidikan, kesejahteraan sosial, dan program-program prioritas daerah. Antusiasme warga menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap berbagai program yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Jember.

Melalui Bunga Desaku Mini, pemerintah terus menghadirkan ruang komunikasi yang terbuka sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi yang jelas, akurat, dan langsung dari narasumber yang berwenang. (bhi)

Galeri Foto