Rona Bahagia Penerima Insentif Guru Ngaji di Tanjungrejo Wuluhan, Begini Tanggapan Mereka
- 15 Maret 2026
- Dibaca 351 Kali
Bagikan Via:
Rona Bahagia Penerima Insentif Guru Ngaji di Tanjungrejo Wuluhan, Begini Tanggapan Mereka
JEMBER 15 MARET 2026 – Suasana penuh kebahagiaan terlihat di Pendopo Kantor Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wuluhan, pada Rabu, 12 Maret 2026. Para guru ngaji tampak antusias mengikuti pencairan insentif bagi Guru Ngaji Muslim, Guru Kitab Suci Non-Muslim, serta Petugas Pembantu Pencatat Nikah (P3N) yang disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut telah dipadati para penerima sejak pukul 08.30 WIB. Para ustadz dan ustadzah tampak memenuhi pendopo kantor desa sambil menunggu proses pencairan insentif dengan wajah penuh kegembiraan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Tanjungrejo Subono, Camat Wuluhan Hanifah, S.Pt., M.Si., Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kecamatan Wuluhan, staf Bank Jatim, serta para penerima insentif.
Kepala Desa Tanjungrejo Subono dalam sambutannya menyampaikan bahwa program insentif tersebut merupakan bentuk perhatian dan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Jember kepada para guru ngaji yang telah berperan dalam membina pendidikan keagamaan di lingkungan masyarakat.
“Insentif ini merupakan wujud apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Jember kepada para guru ngaji yang selama ini telah berkontribusi dalam membimbing generasi muda melalui pendidikan agama,” ujarnya.
Subono menambahkan, pencairan insentif yang dilakukan menjelang Hari Raya Idulfitri diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus kebahagiaan bagi para penerima.
“Semoga bantuan ini dapat membantu para ustadz dan ustadzah, apalagi momennya berdekatan dengan Hari Raya Idulfitri,” tambahnya.
Pernyataan tersebut disambut dengan senyum dan tawa ringan dari para ustaz dan ustazah yang hadir.
Berdasarkan data yang telah diverifikasi oleh pemerintah desa, sebanyak 166 guru ngaji Muslim di Desa Tanjungrejo tercatat sebagai penerima insentif pada kegiatan tersebut. Selain itu, bantuan juga disalurkan kepada guru Kitab Suci Non-Muslim serta petugas P3N yang selama ini turut membantu pelayanan keagamaan di masyarakat.
Salah satu penerima insentif, Edi Sumartono, ustadz yang mengajar di Pondok Pesantren Roudlotul Huda, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah daerah terhadap para guru ngaji.
“Saya sangat senang menerima insentif ini, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Jember yang telah memberikan perhatian kepada para guru ngaji. Semoga program ini dapat terus berlanjut,” tuturnya.
Penyaluran insentif tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi para guru ngaji dalam membina pendidikan agama serta memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat. Selain itu, program tersebut juga diharapkan mampu memberikan motivasi bagi para tokoh keagamaan untuk terus berperan aktif dalam membimbing generasi muda.