Oleh : Kecamatan Rambipuji
Luapan Air Hujan Genangi Jalan Mangunsarkoro dan WR Supratman, Kecamatan Rambipuji Lakukan Koordinasi Lintas Sektor
- 02 Februari 2026
- Dibaca 343 Kali
Bagikan Via:
Luapan Air Hujan Genangi Jalan Mangunsarkoro dan WR Supratman, Kecamatan Rambipuji Lakukan Koordinasi Lintas Sektor
Luapan air saat hujan deras kembali terjadi di sebagian ruas Jalan Mangunsarkoro, Kecamatan Rambipuji, dan berdampak langsung pada aktivitas serta kenyamanan warga sekitar. Kondisi terparah terjadi di depan Kantor Kecamatan Rambipuji, di mana air dari selokan meluap hingga ke badan jalan dan halaman kantor kecamatan setiap kali hujan dengan intensitas tinggi turun.
Selain menggenangi jalan, luapan air tersebut juga membawa sampah dari saluran drainase, sehingga memperparah kondisi lingkungan dan berpotensi menimbulkan bau tidak sedap serta gangguan kesehatan. Situasi ini dikeluhkan oleh warga dan pengguna jalan karena dapat menghambat mobilitas serta meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat hujan lebat berlangsung.Menindaklanjuti permasalahan tersebut, Pada hari Senin, 2 Februari 2026 Pemerintah Kecamatan Rambipuji melakukan langkah koordinasi lintas sektor. Koordinasi dipimpin langsung oleh Bapak Sekretaris Camat (Sekcam) Rambipuji, didampingi Kepala Seksi Pemerintahan dan Ketertiban Umum (Kasi Pemtrantib) serta anggota, dengan mendatangi Kantor Pengamat Sumber Daya Air dan Kantor Pengamat Bina Marga.Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah faktor penyebab terjadinya luapan air, salah satunya adalah terganggunya fungsi drainase akibat keberadaan bangunan dan aktivitas di atas saluran air. Ditemukan pula adanya pedagang liar yang berjualan di atas bak kontrol drainase, sehingga menghambat aliran air saat hujan turun.Sebagai hasil dari koordinasi tersebut, disepakati beberapa langkah tindak lanjut. Pengamat Bina Marga akan menyurati para pedagang liar yang berjualan di atas bak kontrol drainase agar segera menertibkan lapaknya demi kelancaran aliran air dan kepentingan bersama.Selain itu, pihak pengamat bina marga juga akan membuat nota dinas kepada DPU Bina Marga, Sumber Daya Air, dan Cipta Karya terkait keberadaan bangunan liar di atas drainase. Bangunan tersebut dinilai berpotensi mengganggu jalannya air saat hujan tiba, sehingga diperlukan penanganan dan penertiban lebih lanjut guna mencegah terulangnya luapan air di wilayah tersebut.