logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup

Saat Kota Terlelap, Tim Kebersihan DPRKPLH Jember Sigap Bersihkan Alun-Alun

  • 06 September 2026
  • Dibaca 6 Kali
Bagikan Via:
saat-kota-terlelap-tim-kebersihan-dprkplh-jember-sigap-bersihkan-alun-alun-20260906

Saat Kota Terlelap, Tim Kebersihan DPRKPLH Jember Sigap Bersihkan Alun-Alun

JEMBER, 5 SEPTEMBER 2026– Riuhnya kegiatan Tajemtra Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional pada Sabtu, 5 September 2026, perlahan berubah menjadi kesunyian ketika malam semakin larut. Ribuan langkah peserta yang sebelumnya memenuhi jalan menuju garis finis di Alun-Alun Jember mulai menghilang. Para pengunjung pun satu per satu meninggalkan lokasi.

Namun, bagi puluhan petugas kebersihan Alun-Alun Jember, malam belum selesai.

Ketika sebagian besar masyarakat mulai beristirahat, puluhan tim kebersihan dari DPRKPLH Kabupaten Jember Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) justru mulai bergerak. Mereka bersiap membersihkan kawasan Alun-Alun Jember yang menjadi titik akhir perjalanan para peserta Tajemtra.

Di bawah suasana malam dan penerangan kawasan Alun-Alun, para petugas membawa sapu, alat kebersihan, serta perlengkapan lainnya. Mereka menyisir area yang sebelumnya dipadati peserta dan masyarakat. Sampah yang tersisa dikumpulkan, dipilah, kemudian diangkut agar kawasan kembali bersih dan nyaman.

Kegiatan tersebut dikoordinatori oleh Koordinator Lapangan (Korlap) Kebersihan Alun-Alun, Miski. Ia bersama tim memastikan proses pembersihan berjalan cepat dan terarah setelah aktivitas Tajemtra mulai berakhir.

Bagi Miski, pekerjaan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab yang harus dilakukan setiap kali ada kegiatan besar di kawasan Alun-Alun Jember.

“Kami memang bekerja ketika kegiatan sudah selesai dan masyarakat mulai pulang. Bagi kami, ini adalah tugas yang harus segera dilakukan agar Alun-Alun kembali bersih dan nyaman. Kami ingin ketika pagi datang, masyarakat sudah bisa menikmati kawasan ini dalam kondisi yang bersih,” ujar Miski.

Ia mengaku bangga melihat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan yang mulai menunjukkan perubahan. Menurutnya, dibandingkan kegiatan sebelumnya, kondisi sampah tahun ini relatif lebih sedikit meskipun jumlah peserta dan kepadatan pengunjung cukup tinggi.

“Kami melihat hal yang sangat positif tahun ini. Pesertanya banyak, masyarakat yang datang juga padat, tetapi sampah yang tertinggal relatif lebih sedikit. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat Jember untuk menjaga kebersihan mulai tumbuh. Kami tentu sangat mengapresiasi hal tersebut,” tambahnya.

Bagi para petugas kebersihan, membersihkan Alun-Alun di tengah malam bukan sekadar rutinitas. Mereka menjadi bagian penting dari wajah Kota Jember setelah sebuah kegiatan besar berlangsung.

Saat sebagian orang telah terlelap, sapu-sapu mereka masih bergerak menyusuri lantai Alun-Alun. Satu demi satu sampah dikumpulkan hingga kawasan kembali tertata.

Malam itu, Tajemtra telah berakhir. Namun, perjuangan menjaga kebersihan belum berhenti. Ketika pesta selesai dan lampu-lampu mulai redup, para pahlawan kebersihan justru mengambil peran memastikan Jember kembali bersih sebelum pagi menyapa.(SLT)

Galeri Foto