Sampah Menumpuk di Jembatan Jalan Koptu Berlian, Kelurahan Antirogo Turun Tangan
- 06 Oktober 2026
- Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
Sampah Menumpuk di Jembatan Jalan Koptu Berlian, Kelurahan Antirogo Turun Tangan
JEMBER, 06 OKTOBER 2026 – Kelurahan Antirogo bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait tumpukan sampah di Jembatan Jalan Koptu Berlian, kawasan utara City Forest Jember, Kecamatan Sumbersari. Pengecekan lokasi dilakukan staf Kelurahan Antirogo pada Selasa, 06 Oktober 2026 pagi setelah laporan masuk melalui kanal Wadul Gus’e.
Pengecekan tersebut menjadi langkah awal Kelurahan Antirogo untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus menentukan penanganan yang diperlukan. Dalam peninjauan itu, pihak kelurahan juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait agar persoalan sampah tidak berlarut.
Kasi PMKS Kelurahan Antirogo Agus Suhartono dan staf turut berada di lokasi bersama Ketua RT 03/RW 09 Cahyono dan Ketua RT 02/RW 12 Kacung. Kehadiran unsur lingkungan tersebut diperlukan untuk menyamakan informasi mengenai kondisi sampah serta langkah penanganan di kawasan jembatan.
Namun, pengecekan awal belum sepenuhnya melibatkan seluruh pengurus lingkungan setempat. Meski demikian, Kelurahan Antirogo memastikan laporan warga tetap ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing pihak.
Sementara itu, Lurah Antirogo Teguh Tri Laksono, SE, MM, mengatakan persoalan sampah di kawasan tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak. Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama sehingga diperlukan keterlibatan pemerintah, pengurus lingkungan, dan masyarakat.
“Kami langsung menindaklanjuti laporan yang masuk dengan melakukan pengecekan ke lokasi. Setelah melihat kondisi di lapangan, kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait agar penanganannya bisa dilakukan sesuai kewenangan,” ujar Teguh.
Dia menambahkan, keberadaan sampah di sekitar jembatan perlu mendapat perhatian karena selain mengganggu kebersihan, jika dibiarkan menumpuk dapat menimbulkan persoalan lingkungan yang lebih besar.
Teguh menegaskan Kelurahan Antirogo tidak akan mengabaikan setiap laporan masyarakat yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan. Laporan melalui kanal Wadul Gus’e menjadi salah satu sarana bagi pemerintah untuk menerima informasi secara langsung mengenai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
“Permasalahan sampah ini menjadi tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat dan pengurus lingkungan juga ikut menjaga kebersihan serta tidak membuang sampah sembarangan. Pemerintah kelurahan akan terus melakukan koordinasi agar setiap persoalan yang dilaporkan bisa segera ditangani,” katanya.
Laporan permohonan pembersihan sampah di Jembatan Jalan Koptu Berlian tersebut selanjutnya telah diteruskan kepada unit terkait untuk mendapatkan penanganan sesuai kewenangan.
Kelurahan Antirogo juga berharap penanganan tidak berhenti pada kegiatan pembersihan. Kesadaran warga untuk menjaga lingkungan menjadi bagian penting agar persoalan serupa tidak kembali terjadi di lokasi tersebut.
Dengan adanya tindak lanjut dari Kelurahan Antirogo, laporan warga melalui Wadul Gus’e kini telah masuk dalam proses penanganan. Pemerintah kelurahan memastikan koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan hingga persoalan di lapangan memperoleh solusi. (dan)