logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

Dinsos PPPA Dorong FESAJ Jadi Agenda Resmi Pemkab Jember

  • 30 Juli 2026
  • Dibaca 24 Kali
Bagikan Via:
dinsos-pppa-dorong-fesaj-jadi-agenda-resmi-pemkab-jember-20260730

Dinsos PPPA Dorong FESAJ Jadi Agenda Resmi Pemkab Jember

JEMBER – Suksesnya penyelenggaraan Lomba Short Movie Edukasi pada Festival Anak Jember (FESAJ) 2026 di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Rabu (29/7/2026), memicu dorongan besar agar ajang kreasi anak ini diangkat ke tingkat yang lebih tinggi.

Kepala Dinsos PPPA Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, S.Sos., secara tegas menyampaikan bahwa FESAJ memiliki potensi besar untuk dipatenkan sebagai agenda tahunan skala kabupaten.

Menurutnya, wadah berekspresi seperti ini tidak bisa berdiri sendiri tanpa kolaborasi lintas sektoral.

"Ke depannya, acara ini harus diangkat dan dijadikan sebagai agenda resmi Kabupaten Jember. Kita perlu menggandeng OPD terkait secara lebih luas, seperti Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, hingga Dinas Pariwisata agar dampaknya semakin besar dan mampu menjadi wadah bergengsi bagi potensi anak-anak Jember," ujar Akhmad Helmi Luqman.

Dukungan senada juga ditegaskan oleh Kabid Perlindungan Anak Dinsos PPPA Kabupaten Jember, Sugeng Riyadi, S.E. Beliau menggarisbawahi pentingnya wadah partisipasi kreatif seperti FESAJ untuk mengarahkan potensi anak-anak di era digital.

"Kegiatan FESAJ ini merupakan wujud nyata pemenuhan hak partisipasi anak. Di era digital ini, mengarahkan anak ke kegiatan positif seperti pembuatan film pendek sangat efektif untuk mengasah kreativitas sekaligus membentengi mereka dari pengaruh negatif teknologi. Kami dari Dinsos PPPA akan terus mendukung penuh ruang-ruang ekspresi seperti ini," jelas Sugeng Riyadi.

Peningkatan status FESAJ menjadi agenda resmi dinilai memberikan dampak multisektor yang signifikan bagi Kabupaten Jember, seperti :

-​Pembinaan Karakter Anak: Menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kerja sama tim, empati sosial, dan berpikir kritis melalui proses pembuatan karya film edukatif.

-​Pengembangan Industri Kreatif: Menjadi kawah candradimuka bagi munculnya talenta-talenta muda di bidang sinematografi dan seni digital sejak usia dini.

-​Penguatan Kabupaten Layak Anak (KLA): Memenuhi indikator pemenuhan hak partisipasi dan ruang berekspresi anak secara berkelanjutan.

-​Pembangunan Daerah: Menjadikan FESAJ sebagai daya tarik wisata edukasi (edutourism) yang memperkuat citra Jember sebagai kota kreatif dan ramah anak.

​Untuk merealisasikan wacana tersebut, Dinsos PPPA bersama pemangku kepentingan telah menyiapkan sejumlah langkah konkret, antara lain:

-​Rapat Koordinasi Lintas OPD: Menggalang sinergi intensif bersama Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

-​Penyusunan Kalender Event Daerah: Mendorong FESAJ agar secara resmi masuk ke dalam Calendar of Event tahunan Kabupaten Jember.

-​Pengalokasian Dukungan Anggaran: Mengupayakan skema pendanaan berkelanjutan melalui APBD serta kemitraan CSR dengan sektor swasta.

-​Evaluasi Penyelenggaraan: Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap FESAJ 2026 sebagai dasar perbaikan teknis, peningkatan skala kompetisi, dan perluasan jangkauan peserta di tahun-tahun mendatang.

​Inisiatif ini disambut hangat oleh para pegiat perlindungan anak dan panitia FESAJ. Penayangan 19 film pendek karya 60 siswa SD hingga SMA membuktikan bahwa anak-anak Jember tidak hanya siap berkarya, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan sosial dan pemuda yang berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

Sinergi antara Dinsos PPPA, Dinas Pendidikan, dan calon mitra seperti Dinas Pariwisata diharapkan dapat memperluas jangkauan FESAJ di tahun-tahun mendatang, sekaligus memperkuat predikat Jember sebagai Kabupaten Layak Anak. (ysf)

Galeri Foto