logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup

Santri Pengurus Ponpes Hujjatul Islam Arjasa Kunjungi TPS3R Baratan untuk Belajar Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi

  • 11 Juni 2026
  • Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
santri-pengurus-ponpes-hujjatul-islam-arjasa-kunjungi-tps3r-baratan-untuk-belajar-pengelolaan-sampah-bernilai-ekonomi-20260611

Santri Pengurus Ponpes Hujjatul Islam Arjasa Kunjungi TPS3R Baratan untuk Belajar Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi

JEMBER, 11 Juni 2026 - Pondok Pesantren Hujjatul Islam yang berlokasi di Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, melakukan kunjungan ke Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R) Baratan pada Rabu lalu. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan teknis kepada santri pengurus mengenai pengelolaan sampah mandiri yang dapat menghasilkan nilai ekonomi bagi lingkungan pesantren.

Kunjungan tersebut diikuti oleh 10 Santri Pengurus pondok dan didampingi oleh 3 pengurus pondok. Rangkaian kegiatan mencakup pengenalan alur pemilahan sampah, dan praktik pembuatan kompos.

Salah satu kegiatan unggulan adalah demonstrasi pembuatan kompos dari sampah organik yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian di area pesantren. Selain itu, peserta diperkenalkan cara menyusun sistem pemilahan dan pengumpulan sampah di lingkungan pondok untuk mendukung program pengelolaan sampah berkelanjutan.

"Saya sangat terinspirasi melihat proses pengolahan sampah di TPS3R Baratan. Kami ingin menerapkan sistem pemilahan dan pembuatan kompos di pondok supaya sampah tidak hanya menjadi masalah, tapi juga bisa menjadi sumber pendapatan untuk kebutuhan pesantren," ujar Yuli, salah satu Santri Pengurus PP Hujjatul Islam.

"Peserta pelatihan hari ini terdiri dari 10 Santri Pengurus dan 3 Pengurus Pondok. Kami harap ilmu yang diberikan dapat langsung dipraktikkan di pesantren sehingga berdampak positif bagi lingkungan dan ekonomi pondok," ujar Nurul Hidayah selaku Koordinator TPS3R Baratan.

Kunjungan ini menjadi langkah awal bagi kolaborasi antara Pondok Pesantren Hujjatul Islam dan TPS3R Baratan. Kedua pihak sepakat untuk menjajaki program lanjutan berupa pendampingan teknis dan pengembangan produk bernilai ekonomi dari sampah. Diharapkan inisiatif ini bisa menjadi model bagi pesantren lain di wilayah Kecamatan Arjasa. (fag)

Galeri Foto