logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Pakusari

Sarat Makna Spiritual, Tasyakuran Potong Tumpeng Pakusari Jadi Panjatan Doa Keselamatan Bangsa

  • 16 Agustus 2026
  • Dibaca 7 Kali
Bagikan Via:
sarat-makna-spiritual-tasyakuran-potong-tumpeng-pakusari-jadi-panjatan-doa-keselamatan-bangsa-20260817

Sarat Makna Spiritual, Tasyakuran Potong Tumpeng Pakusari Jadi Panjatan Doa Keselamatan Bangsa

JEMBER 16 AGUSTUS 2026 - Rasa syukur atas nikmat kemerdekaan serta permohonan kelancaran agenda menjadi fokus utama dalam pergelaran tasyakuran memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Pakusari pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Acara yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Camat Pakusari dan diserahkan kepada Kapolsek serta Danramil Pakusari ini sarat dengan makna spiritual, menjadi ruang penyerahan diri dan doa bersama demi keselamatan bangsa serta suksesnya upacara puncak kemerdekaan esok hari.

Prosesi pemotongan tumpeng bukan sekadar bagian dari ritul perayaan, melainkan wujud rasa hormat dan sanjungan atas jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Potongan tumpeng yang diserahkan Camat Pakusari kepada pimpinan kepolisian dan TNI wilayah setempat mencerminkan niat ikhlas dan kerendahan hati seluruh jimpinan untuk bersama-sama memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Esa dalam mengemban amanah masyarakat Pakusari.

Keheningan dan rasa khusyuk begitu terasa saat seluruh elemen yang hadir memanjatkan doa bersama sebelum pemotongan tumpeng dilaksanakan. Momen spiritual ini menjadi sarana penyeimbang dari seluruh persiapan fisik dan teknis yang telah menguras energi selama beberapa pekan terakhir, mengaitkan seluruh ikhtiar manusia dengan ridho Sang Pencipta.

Makna mendalam serta harapan spiritual di balik ritual tasyakuran tersebut ditegaskan oleh unsur pimpinan kepolisian wilayah Pakusari seusai prosesi penyerahan tumpeng berlangsung.

"Tasyakuran ini adalah bentuk rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa atas nikmat kemerdekaan ke-81 tahun ini. Melalui suapan tumpeng kebersamaan ini, kita berdoa agar seluruh prosesi esok hari berjalan khidmat dan penuh berkah," tutur Kapolsek Pakusari, Iptu Iswanto.

Melalui panjatan doa dan simbolisasi tumpeng tasyakuran ini, seluruh jajaran Muspika dan petugas upacara mendapatkan ketenangan batin serta kekuatan moral. Kebersamaan yang dilandasi nilai-nilai spiritual ini menjadi bekal berharga untuk menyambut Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Lapangan Desa Kertosari dengan hati yang bersih, penuh rasa syukur, dan optimisme tinggi. (zal)