Satgas MBG Gumukmas Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Sejumlah Siswa
- 23 September 2026
- Dibaca 162 Kali
Bagikan Via:
Satgas MBG Gumukmas Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Sejumlah Siswa
JEMBER, 23 SEPTEMBER 2026 - Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kecamatan Gumukmas melakukan kunjungan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gumukmas 02 yang berada di Dusun Jatiagung, Desa Gumukmas, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, Rabu, 23 September 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas peristiwa sejumlah siswa yang mengalami gejala keracunan pada Selasa, 22 September 2026 kemarin, setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam peristiwa tersebut, minuman sari kedelai yang menjadi bagian dari menu MBG diduga berkaitan dengan munculnya keluhan yang dialami sejumlah siswa. Namun, penyebab pasti kejadian tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan dan penelusuran dari pihak yang berwenang.
Kunjungan Satgas MBG Kecamatan Gumukmas dipimpin langsung oleh Camat Gumukmas Chairul Dwi Tjahjanto, didampingi Sekretaris Kecamatan Gumukmas Eko Wahyu Septantono.
Turut hadir Kapolsek Gumukmas AKP Edi Santoso bersama sejumlah anggota kepolisian. Unsur TNI dari Koramil 0824/20 juga ikut dalam kegiatan tersebut.
Di lokasi, Satgas MBG Kecamatan Gumukmas juga bertemu dengan tim pengawas Badan Gizi Nasional (BGN) Koordinator Wilayah Jawa Timur serta petugas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jember.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menindaklanjuti kejadian yang dialami para siswa sekaligus memastikan proses pemeriksaan terhadap pelaksanaan program MBG di SPPG Gumukmas 02 berjalan sesuai ketentuan.
Camat Gumukmas Chairul Dwi Tjahjanto menjelaskan, kedatangannya bersama unsur terkait merupakan bentuk respons pemerintah terhadap kejadian yang dialami sejumlah siswa.
Menurutnya, pemerintah perlu memastikan kondisi di lapangan serta mendapatkan informasi secara langsung terkait proses penyediaan dan pendistribusian makanan dalam program MBG.
"Kami datang untuk menindaklanjuti kejadian yang terjadi kemarin. Kami ingin memastikan kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar persoalan ini dapat diketahui secara jelas," jelasnya.
Ia menambahkan, penanganan kejadian tersebut dilakukan dengan mengedepankan koordinasi bersama instansi yang memiliki kewenangan, termasuk BGN dan BPOM.
Pemerintah Kecamatan Gumukmas juga menekankan pentingnya memastikan seluruh tahapan penyediaan makanan MBG memenuhi standar keamanan dan kelayakan pangan sebelum didistribusikan kepada para penerima manfaat.
"Kami berharap hasil pemeriksaan nantinya dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab kejadian ini. Yang terpenting, keamanan dan kesehatan anak-anak harus menjadi perhatian utama," lanjut Chairul.
Sementara itu, kehadiran tim pengawas BGN Korwil Jawa Timur dan BPOM Jember di SPPG Gumukmas 02 menjadi bagian dari proses penelusuran lebih lanjut terhadap kejadian tersebut.
Pemeriksaan dan evaluasi diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi makanan maupun minuman yang didistribusikan, termasuk dugaan keterkaitan minuman sari kedelai dengan keluhan yang dialami siswa.
Pemerintah Kecamatan Gumukmas bersama unsur terkait memastikan tindak lanjut akan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan informasi yang diperoleh di lapangan.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pelaksanaan program MBG sekaligus memastikan makanan yang diterima para siswa aman dan memenuhi standar yang telah ditetapkan. (rir)