logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Sebanyak 62 Tim Medis Disiagakan Mengawal Pelaksanaan JFC 2026

  • 27 Juli 2026
  • Dibaca 29 Kali
Bagikan Via:
sebanyak-62-tim-medis-disiagakan-mengawal-pelaksanaan-jfc-2026-20260728

Sebanyak 62 Tim Medis Disiagakan Mengawal Pelaksanaan JFC 2026

JEMBER, 27 JULI 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember menyiagakan 62 tim medis untuk mendukung pelayanan kesehatan selama pelaksanaan Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 yang berlangsung pada 24–26 Juli 2026. Setiap tim terdiri atas seorang dokter, perawat, dan sopir ambulans yang didukung satu unit ambulans lengkap dengan peralatan pertolongan pertama.

Tim medis tersebut ditempatkan secara statis maupun bergerak (mobile) di sejumlah titik strategis sepanjang rute karnaval. Langkah ini dilakukan untuk memastikan peserta maupun pengunjung memperoleh pelayanan kesehatan secara cepat apabila mengalami gangguan kesehatan selama kegiatan berlangsung.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember, Imam Firdausi, S.Kep., mengatakan seluruh personel telah disiagakan guna memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, terkoordinasi, dan mudah dijangkau.

"Selama pelaksanaan Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026, kami menyiagakan 62 tim medis yang masing-masing terdiri atas dokter, perawat, dan sopir ambulans. Seluruh tim didukung ambulans yang dilengkapi peralatan pertolongan pertama (P3K) serta ditempatkan secara mobile maupun statis di sejumlah titik strategis sepanjang rute JFC," ujarnya.

Pelayanan kesehatan pada JFC 2026 melibatkan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Jember, yakni RSD dr. Soebandi, RSD Balung, RSD Kalisat, PSC 119 Kabupaten Jember, PMI Kabupaten Jember, RS Siloam Jember, RS Jember Klinik, RS Kaliwates, Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM), Rumah Sakit Paru Jember, RS Citra Husada, RS Muhammadiyah Jember, RS Baladhika Husada, serta 50 puskesmas se-Kabupaten Jember.

Imam menjelaskan, kolaborasi lintas fasilitas kesehatan tersebut menjadi kunci dalam memastikan layanan medis dapat diberikan secara cepat kepada peserta maupun pengunjung yang membutuhkan pemeriksaan atau penanganan. Apabila diperlukan pelayanan lanjutan, pasien akan dirujuk ke fasilitas kesehatan yang sesuai dengan kondisi medisnya.

"Pelayanan kesehatan ini merupakan hasil kolaborasi Dinkes PPKB bersama rumah sakit, PSC 119, PMI Kabupaten Jember, dan 50 puskesmas se-Kabupaten Jember, sehingga peserta maupun pengunjung dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara cepat apabila membutuhkan penanganan selama kegiatan berlangsung," jelasnya.

Kesiapan puluhan tim medis tersebut menjadi bagian dari dukungan sektor kesehatan dalam menyukseskan penyelenggaraan Jember Fashion Carnaval 2026. Melalui layanan kesehatan yang terintegrasi, pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, nyaman, serta memberikan rasa tenang bagi peserta maupun ribuan pengunjung yang memadati lokasi acara. (ken)

Galeri Foto