Sebelas Klien ODGJ Diberangkatkan ke RSJ Lawang, Keluarga Titipkan Harapan Kesembuhan
- 11 September 2026
- Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
Sebelas Klien ODGJ Diberangkatkan ke RSJ Lawang, Keluarga Titipkan Harapan Kesembuhan
JEMBER, 11 September 2026 – Harapan akan kesembuhan menyelimuti keluarga sejumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang malam ini diberangkatkan dari UPTD Liposos Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Jember menuju RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang, Kabupaten Malang. Sebanyak 11 klien dipastikan berangkat untuk menjalani perawatan intensif, Jumat (11/9/2026) pagi.
Pengiriman klien ODGJ ke RSJ Lawang ini merupakan agenda rutin yang dilakukan UPTD Liposos setiap dua pekan sekali, bekerja sama dengan tim keswa (kesehatan jiwa) dari puskesmas di wilayah Kabupaten Jember serta para pendamping klien. Salah satu tim yang terlibat dalam pengiriman kali ini adalah petugas keswa Puskesmas Jenggawah.
Kepala UPTD Liposos Dinsos PPPA Jember, Roni Effendi, S.STP., menjelaskan bahwa dari data awal sebenarnya terdapat 14 klien yang terjadwal untuk diberangkatkan. Namun, tiga di antaranya batal dikirim malam ini karena sejumlah kondisi.
“Untuk sekarang dari yang terdata kita kirim sebanyak 14, tapi ada tiga klien urung dikirimkan. Satu klien terdapat penyakit bawaan, satu pasien dijemput lagi oleh keluarganya, satu klien kabur. Untuk yang kabur ini akan kami lakukan pencarian esok hari karena sekarang malam hari,” ujar Roni.
Roni menambahkan, sebelum diberangkatkan, seluruh klien wajib menjalani pemeriksaan kondisi fisik dan kejiwaan terlebih dahulu. Apabila dalam pemeriksaan ditemukan penyakit bawaan tertentu, klien yang bersangkutan tidak dapat diikutsertakan dalam pengiriman dan harus menjalani penanganan medis lebih dulu.
Di antara klien yang diberangkatkan malam ini, salah satunya adalah Akbar Andreansah (19), warga Cangkring, Kecamatan Jenggawah, yang diantar oleh petugas keswa Puskesmas Jenggawah, Laila, dengan didampingi langsung oleh sang ayah. Laila menuturkan, kondisi emosi Akbar dalam sebulan terakhir kerap tidak terkendali, sehingga pihak keluarga mengambil keputusan berat untuk merujuknya ke RSJ Lawang.
“Kondisi Akbar dalam sebulan terakhir menunjukkan emosi yang tidak terkendali. Terkadang adik dan ibunya menjadi sasaran amarahnya, sehingga pihak bapaknya menyerahkan kepada kami untuk dirujuk ke RSJ Lawang,” kata Laila.
Sementara itu, terhadap klien yang sempat kabur sebelum pemberangkatan, UPTD Liposos memastikan akan melakukan pencarian pada keesokan harinya. Upaya ini dilakukan agar klien yang bersangkutan tetap dapat memperoleh penanganan yang dibutuhkan meski sempat tertunda. (rou)