Sekcam Gumukmas Bersama Tim Pelayanan Umum, Datangi Lansia Sakit di Puskesmas Demi Rekam e‑KTP
- 18 Agustus 2026
- Dibaca 169 Kali
Bagikan Via:
Sekcam Gumukmas Bersama Tim Pelayanan Umum, Datangi Lansia Sakit di Puskesmas Demi Rekam e‑KTP
JEMBER, 18 AGUSTUS 2026 - Demi mewujudkan pelayanan publik yang benar‑benar merata, mudah diakses, dan tidak membebani warga, Pemerintah Kecamatan Gumukmas melalui Seksi Pelayanan Umum kembali melaksanakan layanan unggulan berkonsep “jemput bola”.
Alih‑alih mengharuskan warga datang ke kantor kecamatan, petugas justru bergerak mendatangi langsung keberadaan warga yang membutuhkan pelayanan administrasi kependudukan, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik maupun kondisi kesehatan yang kurang baik.Selasa, 18 Agustus 2026.
Kali ini layanan istimewa diberikan kepada seorang warga lanjut usia bernama Bu’a (79 tahun), beralamat di Dusun Krebet, Desa Gumukmas. Saat ini yang bersangkutan sedang terbaring lemah dan menjalani perawatan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Tembokrejo sehingga sama sekali belum memungkinkan untuk berkunjung ke kantor kecamatan guna mengurus dokumen administrasi kependudukan.
Mengetahui hal tersebut, tim pelayanan langsung turun ke lokasi dan melakukan perekaman data serta pembuatan e‑KTP secara langsung di tempat nenek Bu’a dirawat.
Sekretaris Kecamatan Gumukmas, Eko Wahyu Septantono, menjelaskan bahwa langkah ini sengaja dilakukan agar warga yang sedang sakit, khususnya para lansia, tetap bisa melengkapi dokumen kependudukan meskipun kondisinya belum memungkinkan untuk bepergian.
“Kami sengaja turun langsung melaksanakan perekaman e‑KTP bagi warga lanjut usia yang sedang menjalani perawatan di Puskesmas Tembokrejo. Layanan jemput bola ini digagas agar warga lansia yang sedang sakit dan tidak memungkinkan datang ke kantor kecamatan tetap dapat melengkapi administrasi kependudukannya. Dengan e‑KTP yang valid, proses pelayanan kesehatan maupun keperluan administratif lainnya bisa berjalan lebih lancar tanpa harus menunggu kondisi kesehatannya membaik,” ujar Eko.
Lebih lanjut ditegaskan bahwa kepemilikan e‑KTP bukan sekadar memiliki kartu identitas belaka, melainkan merupakan syarat mutlak dan sangat penting untuk dapat mengakses berbagai program serta layanan publik yang tersedia bagi masyarakat.
“Kehadiran e‑KTP bukan sekadar bukti identitas diri, tetapi juga menjadi syarat penting untuk mengakses berbagai layanan publik, termasuk layanan kesehatan seperti pendaftaran BPJS Kesehatan, mendapatkan pelayanan medis, rujukan pengobatan, hingga bantuan‑bantuan sosial yang disalurkan pemerintah. Semoga langkah kecil ini bisa menjadi contoh nyata bahwa pelayanan publik harus hadir sampai ke titik yang paling membutuhkan, tanpa terkecuali siapa pun dan di mana pun mereka berada,” tambahnya.
Eko juga mengajak seluruh elemen masyarakat, warga desa, maupun tokoh masyarakat untuk saling berbagi informasi terkait layanan ini.
“Kami juga mengajak dan mohon bantuannya, sebarkan informasi ini agar warga sekitar yang memiliki keluarga lansia, orang sakit, penyandang disabilitas, atau warga yang sulit bergerak dan belum memiliki e‑KTP maupun belum terdata dengan benar, agar segera dapat dilaporkan dan kami akan turun langsung membantu mengurusnya,” harap Sekretaris Kecamatan.
Layanan ini sejalan dengan semangat pelayanan Pemkab Jember yang terus bergerak mendekatkan pelayanan hingga ke warga, sebagaimana program‑program unggulan yang telah berjalan seperti Homecare, Wadul Gus’e, Peta Cinta, dan Bunga Desaku. Di mana pemerintah hadir menemui rakyat, bukan menunggu rakyat yang harus bersusah‑payah datang menemui pemerintah.
Perekaman berjalan lancar, tertib, dan tetap memperhatikan ketenangan serta kondisi kesehatan nenek Bu’a. Dokumen e‑KTP‑nya nanti akan diantar kembali ke alamat atau tempat perawatannya begitu proses pencetakan selesai. Sehingga keluarga tidak perlu lagi datang ke kantor kecamatan untuk mengambilnya. (rir)