Selantang Gayatri BKL Alamanda Dorong Lansia Jember Lor Tetap Sehat dan Produktif
- 19 Agustus 2026
- Dibaca 12 Kali
Bagikan Via:
Selantang Gayatri BKL Alamanda Dorong Lansia Jember Lor Tetap Sehat dan Produktif
JEMBER, 19 AGUSTUS 2026 – Pemerintah Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, mendorong para lanjut usia (lansia) tetap sehat, aktif, mandiri, dan produktif melalui program Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) Gayatri Bina Keluarga Lansia (BKL) Alamanda 86.
Sosialisasi program tersebut digelar di Pendopo Kelurahan Jember Lor, Rabu 19 Agustus 2026. Kegiatan diikuti perwakilan lansia dari RT/ RW se-Kelurahan Jember Lor dan juga menghadirkan nara sumber Sunarti, SE, dari Dinas BKKBN Kabupaten Jember.
Materi yang disampaikan menekankan pentingnya menjaga kualitas hidup lansia, baik dari sisi kesehatan maupun kehidupan sosial.
Lurah Jember Lor Moh. Zaim Ilmi, S.Sos., M.Si., menyambut baik pelaksanaan Selantang Gayatri BKL Alamanda. Menurut dia, program tersebut menjadi salah satu sarana edukasi sekaligus pembinaan agar lansia tetap memiliki aktivitas positif.
“Selantang ini menjadi wadah bagi para lansia untuk terus belajar, menjaga kesehatan, dan tetap aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Kami berharap para lansia di Jember Lor dapat menjalani masa tua dengan sehat, mandiri, dan tetap produktif,” ujar Ilmi.
Dia menambahkan, perhatian terhadap lansia tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Dukungan keluarga dan lingkungan sekitar juga diperlukan agar para lansia tetap merasa dihargai dan memiliki ruang untuk beraktivitas.
Kasi PMKS Kelurahan Jember Lor Sunartini mengatakan, Selantang diharapkan dapat menjadi ruang bagi lansia untuk memperoleh pengetahuan sekaligus memperkuat interaksi sosial.
“Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat bagi para lansia, sehingga mereka tetap sehat, aktif, mandiri, dan dapat berperan di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Sunarti, SE menjelaskan, pembinaan lansia tidak cukup hanya berfokus pada aspek kesehatan. Kemandirian, aktivitas sosial, serta kemampuan lansia untuk tetap berkontribusi di lingkungan juga perlu diperhatikan.
"Melalui Selantang ini, para lansia didorong untuk tetap melakukan kegiatan positif dan mempertahankan kemampuan dalam menjalani aktivitas sehari-hari secara mandiri." terangnya.
Program tersebut juga diharapkan menjadi ruang belajar dan berbagi pengalaman antar lansia.
Dengan demikian, keberadaan lansia tidak dipandang sebatas kelompok yang membutuhkan perhatian, tetapi juga sebagai bagian penting dari masyarakat yang masih memiliki pengalaman dan potensi untuk berkontribusi.
Kegiatan sosialisasi berlangsung tertib. Para peserta mengikuti materi yang disampaikan narasumber dengan antusias.
Pemerintah Kelurahan Jember Lor berharap pembinaan melalui Selantang dapat dilakukan secara berkelanjutan. Upaya itu diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung lansia untuk tetap sehat, aktif, mandiri, dan menjalani masa tua secara bermartabat. (yud)