logo ppid jember kim
Oleh : Puskesmas Lojejer

Senyum Tak Selalu Berarti Baik-Baik Saja, Siswa Belajar Peka bersama Puskesmas Lojejer

  • 27 Oktober 2026
  • Dibaca 69 Kali
Bagikan Via:
senyum-tak-selalu-berarti-baik-baik-saja-siswa-belajar-peka-bersama-puskesmas-lojejer-20261027

Senyum Tak Selalu Berarti Baik-Baik Saja, Siswa Belajar Peka bersama Puskesmas Lojejer

Tamansari, Jember — Kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga kesehatan psikologis yang perlu mendapat perhatian sejak usia remaja. Menyadari pentingnya hal tersebut, Puskesmas Lojejer mengadakan kegiatan Sosialisasi Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) di SMP Muhammadiyah 07 Tamansari, Kecamatan Wuluhan, pada Selasa, 27 Oktober 2026.

Kegiatan ini melibatkan tenaga kesehatan Puskesmas Lojejer bersama dokter muda atau koas. Sosialisasi tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai pentingnya mengenali kondisi psikologis, memahami respons emosional, serta mengetahui langkah awal yang dapat dilakukan ketika diri sendiri atau orang lain sedang mengalami tekanan emosional.

Masa remaja merupakan periode ketika seseorang menghadapi berbagai perubahan dan tantangan, baik dalam lingkungan keluarga, pertemanan, maupun sekolah. Berbagai situasi tersebut dapat memengaruhi kondisi emosional remaja. Karena itu, pemahaman mengenai kesehatan psikologis menjadi bekal penting agar mereka dapat lebih peka terhadap diri sendiri dan lingkungan sekitarnya. Melalui sosialisasi P3LP, siswa diharapkan semakin memahami bahwa luka psikologis juga perlu diperhatikan. Dukungan yang tepat, sikap mendengarkan tanpa menghakimi, serta kesediaan mencari bantuan dari orang dewasa tepercaya atau tenaga profesional merupakan langkah penting ketika menghadapi masalah psikologis.

Keterlibatan tenaga kesehatan dan koas dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk kolaborasi untuk mendekatkan edukasi kesehatan kepada lingkungan sekolah. Sekolah diharapkan dapat menjadi ruang yang aman bagi siswa untuk belajar, berbagi cerita, dan memperoleh dukungan ketika menghadapi kesulitan. Melalui kegiatan ini, Puskesmas Lojejer berharap kesadaran remaja terhadap kesehatan psikologis semakin meningkat. Dengan mengenali tanda-tanda seseorang membutuhkan bantuan dan memahami cara memberikan dukungan awal yang tepat, remaja diharapkan dapat tumbuh dalam lingkungan yang lebih peduli terhadap kesehatan mental.

Galeri Foto