logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

SI MEGAPONIK Jember Ubah Sampah Organik Jadi Pupuk dan Pakan

  • 25 September 2026
  • Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
si-megaponik-jember-ubah-sampah-organik-jadi-pupuk-dan-pakan-20260925

SI MEGAPONIK Jember Ubah Sampah Organik Jadi Pupuk dan Pakan

JEMBER, 25 SEPTEMBER 2026 — Sampah organik tidak hanya menjadi limbah. Melalui inovasi SI MEGAPONIK (Biokonversi Maggot Penghasil Pupuk Organik), Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember mengolah sampah organik menjadi pupuk sekaligus pakan ternak.

Inovasi tersebut dipaparkan dalam penilaian Jatim Jagad Inovasi Award 2026 yang berlangsung secara daring, Rabu, 23 September 2026. Di sela agenda kunjungan kerja ke Kementerian Keuangan, Bupati Jember Muhammad Fawait menyempatkan diri mengikuti pemaparan secara virtual.

Proses pemaparan juga didukung tim DTPHP Kabupaten Jember yang mengikuti kegiatan dari sisi teknis. Di antaranya Sekretaris DTPHP Moch Kosim, unsur Prasarana dan Sarana, Penyuluh Pertanian Catur Endang Wahyuni, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Fajriyah Ulfah.

SI MEGAPONIK memanfaatkan larva Black Soldier Fly (BSF) atau maggot untuk menguraikan sampah organik. Proses ini menghasilkan pupuk padat dan cair dalam waktu sekitar dua hingga tiga minggu. Maggot yang dihasilkan juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak karena mengandung nutrisi.

Pemanfaatan maggot tersebut diarahkan untuk mengatasi dua kebutuhan sekaligus, yakni mengurangi sampah organik dan menyediakan sumber bahan organik bagi lahan pertanian. Pupuk yang dihasilkan juga digunakan untuk membantu memperbaiki kondisi tanah yang kekurangan bahan organik.

Dalam penerapannya di lahan demplot, inovasi ini disebut mampu meningkatkan hasil panen padi hingga 10 persen. SI MEGAPONIK juga diarahkan untuk mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan inovasi tersebut memiliki manfaat pada pengelolaan sampah, peningkatan produktivitas pertanian, serta pengurangan kebutuhan pupuk kimia.

“Yaitu persampahan, meningkatkan produktivitas, dan juga menurunkan beban anggaran pemerintah pusat dengan cara menurunkan kebutuhan dari pupuk kimia.”

SI MEGAPONIK mempertemukan pengelolaan sampah dengan kebutuhan pertanian. Sampah organik diolah melalui biokonversi untuk menghasilkan bahan yang dapat kembali dimanfaatkan sebagai pupuk dan pakan, sehingga memiliki nilai guna bagi sektor pertanian. (fan)

Galeri Foto