logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup

Siap Eksekusi SE Bupati, Dukuhdempok Jadi Pelopor Pengelolaan Sampah Berbasis Perdes di Wuluhan

  • 02 Agustus 2026
  • Dibaca 60 Kali
Bagikan Via:
siap-eksekusi-se-bupati-dukuhdempok-jadi-pelopor-pengelolaan-sampah-berbasis-perdes-di-wuluhan-20260813

Siap Eksekusi SE Bupati, Dukuhdempok Jadi Pelopor Pengelolaan Sampah Berbasis Perdes di Wuluhan

JEMBER, 02 AGUSTUS 2026 – Pemerintah Desa (Pemdes) Dukuhdempok bergerak cepat mematangkan aturan dan struktur pengolahan sampah di wilayahnya. Langkah ini menindaklanjuti hasil Musyawarah Desa (Musdes) menyangkut Implementasi Surat Edaran (SE) Bupati Jember Nomor 100.3.4.2/441/35.09.313/2026 tentang Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Sampah Mandiri yang digelar akhir Juli kemarin.

Sebagai bentuk akselerasi, Pemdes Dukuhdempok bersiap membentuk Tim Pengelola Sampah serta menyusun Peraturan Desa (Perdes) khusus. Regulasi ini dirancang agar sistem pengolahan limbah rumah tangga memiliki payung hukum dan mekanisme kerja sama yang jelas.

Ketua BPD Dukuhdempok, Hadi Mukhsin, menegaskan bahwa pemerintah desa mengambil posisi sebagai motor penggerak sekaligus pelindung bagi sistem pengelolaan sampah tingkat desa.

"Fokus utama kami adalah mengedukasi warga agar paham jenis sampah, mulai dari yang bisa didaur ulang hingga sampah residu. Kami juga mengoptimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang sudah ada," ujar Hadi, dikutip Minggu, 02 Agustus 2026.

Sistem pengolahan yang disiapkan akan berjalan secara berjenjang. Prosesnya dimulai dari pemilahan skala rumah tangga, pengumpulan melalui bank sampah atau fasilitas 3R (Reduce, Reuse, Recycle), integrasi ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) dan TPST, hingga pemrosesan akhir (TPA).

Langkah strategis Dukuhdempok ini mendapat penguatan dari berbagai pihak saat Musydes yang digelar di Pendopo Desa Kamis lalu. Forum tersebut melibatkan lintas sektor, mulai dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Jember, Pendamping Desa, Direktur IMAJI, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ormas NU dan Muhammadiyah, Muslimat NU, 'Aisyiyah, elemen pendidik, hingga mahasiswa KKN.

Kepala Bidang Kebersihan DPRKPLH Jember, Neni Suharno Putri, S.T., mengapresiasi kesiapan desa dan mengingatkan pentingnya kolaborasi hulu ke hilir.

"Pengelolaan sampah mandiri adalah tanggung jawab bersama. Melalui kolaborasi antara pemerintah desa, warga, dan pelaku usaha, kami optimistis volume sampah yang masuk ke TPA dapat berkurang secara signifikan," tegas Neni.

Ia menambahkan, kunci keberhasilan gerakan ini terletak pada disiplin pemilahan sampah dari rumah tangga, optimalisasi TPST, serta edukasi publik yang konsisten demi mewujudkan lingkungan Jember yang bersih dan sehat. (fag)

Galeri Foto