Sinergi Jemput Bola Pelayanan Adminduk dan Kesehatan bagi Lansia di Gumukmas
- 07 Mei 2026
- Dibaca 266 Kali
Bagikan Via:
Sinergi Jemput Bola Pelayanan Adminduk dan Kesehatan bagi Lansia di Gumukmas
JEMBER, 06 MEI 2026 – Pemerintah Kecamatan Gumukmas terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan perhatian lebih. Dalam upaya memberikan kemudahan akses pelayanan publik dan kesehatan,
Tim Pelayanan Umum Kecamatan Gumukmas bekerja sama dengan tim Pustu Home Care Puskesmas Gumukmas melakukan inovasi pelayanan dengan mendatangi langsung kediaman warga.
Kegiatan mulia ini dilaksanakan pada Rabu, 06 Mei 2026. Kedua tim bersinergi mendatangi rumah seorang warga lansia yang sedang sakit dan membutuhkan pertolongan medis serta bantuan pengurusan administrasi kependudukan. Kehadiran petugas langsung di lokasi ini menjadi solusi tepat bagi warga yang memiliki keterbatasan untuk bergerak.
Lokasi kunjungan pelayanan terpadu ini berada di Dusun Krebet, RT 02 RW 17, Desa Gumukmas. Sasaran utama dari kegiatan ini adalah Nenek Mani, seorang lansia berusia 71 tahun yang saat ini sedang dalam kondisi sakit dan membutuhkan perawatan intensif.
Salah satu masalah yang dihadapi Nenek Mani adalah hingga saat ini belum pernah melakukan perekaman data e-KTP. Kondisi kesehatan yang menurun membuat yang bersangkutan tidak mungkin datang sendiri ke kantor kecamatan untuk mengurus dokumen penting tersebut.
Kedatangan tim gabungan ini merupakan bentuk nyata dari pelayanan jemput bola yang sangat dinantikan oleh masyarakat. Mengingat kondisi kesehatan Nenek Mani yang tidak memungkinkan untuk datang langsung ke kantor kecamatan maupun fasilitas kesehatan, maka pelayanan yang dilakukan langsung di rumah menjadi solusi terbaik dan paling manusiawi.
Kepala Seksi Pelayanan Umum Kecamatan Gumukmas, Sukariyadi, S.Sos, dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan khusus untuk memfasilitasi warga yang memiliki kendala mobilitas fisik.
"Kami melakukan perekaman e-KTP langsung ke rumah warga yang kondisinya sedang sakit. Lansia ini tidak bisa diantar ke kecamatan karena keterbatasan fisik, jadi kami yang datang mendekat untuk melayani," ujar Sukariyadi.
Proses perekaman e-KTP yang dilakukan pada hari ini memiliki arti yang sangat penting bagi masa depan kesehatan Nenek Mani. Dokumen kependudukan tersebut nantinya akan digunakan sebagai syarat utama untuk pendaftaran pengobatan dan perawatan gratis melalui program Universal Health Coverage (UHC).
Dengan adanya dokumen kependudukan yang lengkap dan sah, hak Nenek Mani untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan terjangkau dapat terpenuhi sepenuhnya. Hal ini membuktikan bahwa administrasi kependudukan bukan hanya sekadar urusan surat-menyurat, tetapi juga menjadi gerbang utama untuk mendapatkan perlindungan sosial dan kesehatan.
Sementara itu, dari sisi pelayanan kesehatan, Rina selaku anggota Tim Pustu Home Care Gumukmas memaparkan detail kondisi pasien. Menurut keterangannya, pihak puskesmas turun tangan setelah menerima laporan dan informasi dari warga sekitar mengenai kondisi memprihatinkan Nenek Mani.
"Kami mendatangi pasien atas nama Nenek Mani usia 71 tahun. Beliau memiliki riwayat penyakit hipertensi dan saat ini mengalami kesulitan untuk bergerak atau beraktivitas," jelas Rina.
Tim medis tidak hanya datang untuk melihat kondisi, namun langsung melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh di tempat. Petugas medis melakukan pengecekan kondisi tubuh secara umum dan memantau tekanan darah pasien. Setelah dilakukan evaluasi kondisi di lokasi, tim medis memutuskan untuk membawa Nenek Mani ke Puskesmas Gumukmas guna mendapatkan pemeriksaan yang lebih detail serta penanganan medis lebih lanjut yang sesuai dengan kebutuhannya.
Kegiatan pelayanan terpadu ini menunjukkan komitmen tinggi dari pemerintah kecamatan dan puskesmas dalam melayani masyarakat tanpa sekat atau hambatan. Penggabungan antara pelayanan administrasi kependudukan dengan layanan kesehatan membuktikan bahwa pelayanan publik dapat dilakukan secara humanis, cepat, dan efektif.
Langkah ini sangat tepat sasaran, terutama dalam melindungi kelompok rentan seperti lansia dan orang sakit yang sering kali terabaikan hak administratif dan kesehatannya karena keterbatasan fisik.
Dengan selesainya proses perekaman e-KTP dan didukung oleh penanganan medis yang cepat dan tepat, diharapkan kondisi kesehatan Nenek Mani dapat segera membaik. Ke depannya, Dia pun dapat menikmati berbagai fasilitas kesehatan secara maksimal melalui program-program pemerintah yang tersedia demi kesejahteraan hidupnya. (rir)