Sinergi Kader Posyandu se-Kelurahan Bintoro Diperkuat, Tangani Stunting dan Kesehatan Ibu Hamil
- 27 April 2026
- Dibaca 159 Kali
Bagikan Via:
Sinergi Kader Posyandu se-Kelurahan Bintoro Diperkuat, Tangani Stunting dan Kesehatan Ibu Hamil
JEMBER, 27 APRIL 2026 - Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, kembali menggelar pertemuan rutin kader Posyandu Balita, Senin 27 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di aula terbuka kantor kelurahan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader serta memantau perkembangan program kesehatan di tingkat basis, khususnya dalam penanganan stunting dan kesehatan ibu hamil.
Pertemuan rutin ini dihadiri oleh puluhan kader perwakilan dari Posyandu Alamanda 53 hingga Posyandu Alamanda 63. Agenda rutin bulanan ini menjadi wadah penting untuk koordinasi, evaluasi, serta pemutakhiran data kesehatan masyarakat di wilayah Kelurahan Bintoro.
Salah satu fokus utama dalam pertemuan ini adalah upaya percepatan penurunan angka stunting di Kelurahan Bintoro. Para kader diberikan pembekalan terkait strategi pemantauan balita terindikasi stunting serta edukasi pola asuh dan gizi yang tepat. Melalui diskusi ini, diharapkan kader dapat lebih optimal dalam mengidentifikasi dan menangani kasus stunting di wilayahnya masing-masing.
Selain masalah stunting, agenda ini juga membahas intensif mengenai pemantauan kesehatan ibu hamil. Pemateri menonjolkan pentingnya pengawasan rutin (Antenatal Care/ANC) untuk mendeteksi dini faktor risiko penyulit kehamilan. Para kader pun diajak mengenali tanda-tanda bahaya kehamilan yang memerlukan penanganan medis segera, seperti pendarahan, edema (bengkak), atau tekanan darah tinggi.
Edukasi mengenai pentingnya pemberian ASI Eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan juga menjadi topik yang tidak luput dari pembahasan. Kader didorong untuk terus mengampanyekan ASI Eksklusif kepada ibu menyusui, mengingat besarnya manfaat ASI dalam mencegah stunting dan meningkatkan kekebalan tubuh bayi.
Hadir sebagai pemateri utama dalam pertemuan kader rutin bulan April ini adalah Nur Amaliah, Amd. Keb. dan Faizatur Rosyidah. Keduanya memberikan pemaparan yang informatif dan praktis, membekali kader dengan pengetahuan medis dasar yang sangat krusial bagi tugas mereka di lapangan.
Nur Amaliah menekankan pentingnya peran aktif kader dalam memotivasi masyarakat agar rutin datang ke Posyandu. Menurutnya, kader Posyandu adalah ujung tombak dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.
"Lewat pertemuan rutin seperti ini, kami ingin memastikan para kader memiliki pemahaman yang kuat, terutama terkait deteksi risiko pada ibu hamil dan intervensi gizi bagi balita. Semoga materi hari ini dapat menjadi bekal bagi para kader dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam mencetak generasi bebas stunting," ujarnya.
Faizatur Rosyidah menambahkan mengenai pentingnya pencatatan dan pelaporan data yang akurat dari setiap Posyandu. Data yang akurat merupakan dasar yang kuat untuk pengambilan kebijakan dan penyusunan program kesehatan yang lebih tepat sasaran di Kelurahan Bintoro.
Pertemuan rutin kader Posyandu ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak Kelurahan Bintoro. Hadir dalam acara tersebut, Assipa Minggu, S.I.P., Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kelurahan Bintoro.
Dalam sambutannya, Assipa Minggu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras para kader Posyandu se-Kelurahan Bintoro. Beliau menegaskan bahwa kelurahan akan terus berkomitmen dalam mendukung program-program Posyandu melalui berbagai bentuk pendampingan dan fasilitas.
"Kami menyadari betapa vitalnya peran kader dalam menjaga kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak di Bintoro," terangnya.
Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, dan seluruh kader Posyandu Alamanda 53-63, pihaknya optimistis dapat menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak yang optimal dan menurunkan angka stunting.
"Kelurahan Bintoro akan terus hadir dan mensupport penuh setiap kegiatan Posyandu demi masa depan generasi yang lebih sehat dan cerah," kata Assipa Minggu.
Melalui pertemuan rutin ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara seluruh elemen terkait dalam menjaga kesehatan masyarakat di Kelurahan Bintoro. Dengan pengetahuan yang mumpuni, data yang akurat, serta dukungan penuh dari pemerintah kelurahan, diharapkan upaya penanganan stunting, pemantauan kesehatan ibu hamil, serta promosi ASI Eksklusif di wilayah Bintoro dapat berjalan lebih efektif dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (fzr)