Sinergi Kelurahan Baratan dan Kecamatan Patrang Tinjau Lahan Pemkab Jember untuk Program Budidaya Ikan Darat Tematik
- 13 Oktober 2026
- Dibaca 13 Kali
Bagikan Via:
Sinergi Kelurahan Baratan dan Kecamatan Patrang Tinjau Lahan Pemkab Jember untuk Program Budidaya Ikan Darat Tematik
JEMBER, 13 OKTOBER 2026 - Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, menjadi pusat perhatian baru dalam upaya penguatan ketahanan pangan dan penggerak ekonomi kerakyatan. Jajaran Pemerintah Kecamatan Patrang bersama Pemerintah Kelurahan Baratan melaksanakan peninjauan lapangan secara langsung guna mempersiapkan lokasi yang akan dijadikan pusat Program Budidaya Ikan Darat Tematik.
Program strategis nasional ini berfokus pada komoditas ikan nila dan lele dengan memanfaatkan fasilitas serta bantuan bibit langsung dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.
Kegiatan peninjauan yang dilaksanakan tepat pada hari Selasa, 13 Oktober 2026 ini memanfaatkan aset lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember yang dinilai sangat strategis dan representatif. Hadir langsung dalam peninjauan tersebut Camat Patrang, Musyaffa, S.H.I., M.M., beserta jajaran, didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Lurah Baratan, Denny Wijiyatti, S.A.P., beserta perangkat kelurahan.
Program Budidaya Ikan Darat Tematik sendiri merupakan salah satu pilar prioritas nasional yang digagas oleh KKP untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan konsumsi protein hewani, serta mendongkrak perekonomian masyarakat desa. Dalam penerapannya, program ini mengandalkan teknologi modern yang efisien dan ramah lingkungan, yakni sistem Mini RAS (Recirculating Aquaculture System) dan sistem bioflok.
Teknologi Mini RAS dirancang dengan sistem filtrasi bertahap yang mendaur ulang air, sehingga sangat hemat penggunaan air dan cocok diterapkan di berbagai kondisi lahan. Sementara itu, sistem bioflok diterapkan untuk memaksimalkan padat tebar ikan di dalam kolam bundar, yang terbukti efisien dalam penggunaan pakan serta mampu menjaga kualitas air tetap produktif.
Bantuan yang disalurkan meliputi sarana kolam produksi, perangkat resirkulasi air, benih, pakan untuk siklus awal, hingga fasilitas pendukung seperti tandon air dan gudang pakan.
Camat Patrang, Musyaffa, S.H.I., M.M., menyampaikan apresiasi dan dukungannya yang tinggi terhadap program nasional ini. Menurutnya, pemanfaatan lahan milik Pemkab Jember ini merupakan langkah nyata dalam mengoptimalkan aset daerah untuk kesejahteraan masyarakat luas.
"Kami sangat menyambut baik dan mendukung penuh program Budidaya Ikan Darat Tematik dari Kementerian Kelautan dan Perikanan ini. Dengan sinergi antara pemerintah pusat, kabupaten, kecamatan, dan kelurahan, kami optimis lokasi di Baratan ini tidak hanya akan sukses menjadi pusat budidaya lele dan nila yang modern, tetapi juga mampu mendongkrak perekonomian lokal serta menciptakan kemandirian pangan yang berkelanjutan bagi masyarakat," ujar Musyaffa.
Senada dengan hal tersebut, Plt. Lurah Baratan, Denny Wijiyatti, S.A.P., menegaskan bahwa pihaknya siap mengawal jalannya program ini dari tahap persiapan hingga masa panen nanti. Bantuan sarana budidaya yang diberikan langsung oleh KKP ini nantinya akan dikelola secara profesional demi memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi warga Kelurahan Baratan.
"Peninjauan yang kami lakukan pada hari Selasa, 13 Oktober 2026 ini adalah langkah awal yang sangat penting untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan lokasi di Kelurahan Baratan. Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Melalui sistem RAS dan bioflok ini, kami bertekad menjadikan Baratan sebagai lumbung pangan mandiri, sekaligus wadah pemberdayaan untuk meramaikan dan menggeliatkan kembali perekonomian warga sekitar," ungkapnya.
Melalui integrasi hulu hingga hilir, di mana hasil panen nantinya tidak hanya dijual dalam bentuk segar tetapi juga didorong untuk diolah menjadi produk siap masak, program ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah ekonomi yang signifikan. Kehadiran program Budidaya Ikan Darat Tematik di Kelurahan Baratan ini diyakini akan menjadi model percontohan keberhasilan ketahanan pangan berbasis desa di Kabupaten Jember. (fzr)