logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ajung

Bunga Desaku Mini Sasar Desa Pancakarya, Pemkab Jember Bawa Layanan Publik hingga ke Akar Rumput

  • 04 Oktober 2026
  • Dibaca 45 Kali
Bagikan Via:
bunga-desaku-mini-sasar-desa-pancakarya-pemkab-jember-bawa-layanan-publik-hingga-ke-akar-rumput-20261005

Bunga Desaku Mini Sasar Desa Pancakarya, Pemkab Jember Bawa Layanan Publik hingga ke Akar Rumput

JEMBER, 04 OKTOBER 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus memperkuat pelaksanaan program prioritas Bunga Desaku Mini sebagai strategi mendekatkan pelayanan publik, sekaligus memastikan berbagai kebijakan pemerintah daerah tersampaikan hingga tingkat desa.

Memasuki hari kedua pelaksanaan di Kecamatan Ajung, Minggu 04 Oktober 2026, rangkaian kunjungan pertama Bunga Desaku Mini dipusatkan di Desa Pancakarya. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat dengan antusiasme tinggi.

Program Bunga Desaku Mini dirancang untuk memangkas jarak birokrasi antara pemerintah dan masyarakat. Melalui pendekatan langsung ke desa, Pemkab Jember tidak hanya menghadirkan akses pelayanan publik, tetapi juga memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai sejumlah program prioritas daerah.

Kegiatan tersebut dipimpin Sekretaris Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jember, Bunda Hermin. Sejumlah instansi turut terlibat sebagai narasumber, di antaranya Kecamatan Ajung, Puskesmas Ajung, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Jember, RSD dr. Soebandi, dan RSD Balung.

Selain unsur pemerintahan dan layanan kesehatan, kegiatan juga melibatkan perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Sholawat Nusantara (LSN) serta Kepala Desa Pancakarya selaku tuan rumah.

Keterlibatan lintas sektor tersebut menjadi bagian penting dari konsep Bunga Desaku Mini. Pemerintah berupaya memastikan informasi mengenai kesehatan, pemberdayaan masyarakat, layanan sosial, dan berbagai program daerah tidak berhenti di tingkat birokrasi, tetapi dapat dipahami dan dimanfaatkan masyarakat secara langsung.

Peserta kegiatan berasal dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari pengurus TP PKK Kecamatan Ajung, anggota LSN, organisasi perempuan Srikandi, kepala sekolah, tokoh agama, hingga ketua kelompok pengajian.

Camat Ajung, Andri Purnomo, mengapresiasi pelaksanaan Bunga Desaku Mini di Desa Pancakarya. Menurutnya, kehadiran program tersebut menunjukkan komitmen Pemkab Jember menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat.

“Kami dari jajaran pemerintah kecamatan dan seluruh masyarakat Ajung sangat menyambut baik serta berterima kasih atas terselenggaranya Bunga Desaku Mini di Desa Pancakarya ini. Program ini adalah bukti nyata bahwa Pemkab Jember benar-benar hadir menjemput bola, mendengar langsung kebutuhan warga, dan memberikan solusi pelayanan yang mudah dijangkau,” ujar Andri.

Dia menilai pendekatan lintas sektor yang diterapkan melalui Bunga Desaku Mini juga dapat mempercepat penyampaian informasi sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kehadiran berbagai narasumber lintas instansi, mulai dari sektor kesehatan, pemberdayaan, hingga tokoh agama, memberikan pencerahan yang sangat komprehensif bagi warga kami. Sinergi antara pemerintah daerah, desa, tenaga medis, serta elemen masyarakat inilah yang menjadi kunci utama percepatan kesejahteraan masyarakat Ajung,” katanya.

Andri menegaskan pemerintah kecamatan siap mendukung keberlanjutan program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Pelaksanaan Bunga Desaku Mini di Desa Pancakarya menjadi bagian dari upaya Pemkab Jember memperkuat pelayanan berbasis kebutuhan masyarakat. Dengan membawa berbagai unsur layanan dan informasi program pemerintah langsung ke desa, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan publik sekaligus memperkuat pemberdayaan di tingkat akar rumput.

Pemkab Jember menargetkan pendekatan tersebut dapat mendukung peningkatan kualitas kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta pemahaman masyarakat terhadap berbagai program pemerintah daerah. Dengan demikian, pembangunan daerah diharapkan semakin kuat dimulai dari desa. (ar)

Galeri Foto