Sinergi Lintas Kelurahan, Mahasiswa KKN Kolaboratif Jumerto Garap Edukasi Lingkungan di Banjarsengon
- 04 Agustus 2026
- Dibaca 97 Kali
Bagikan Via:
Sinergi Lintas Kelurahan, Mahasiswa KKN Kolaboratif Jumerto Garap Edukasi Lingkungan di Banjarsengon
JEMBER, 04 AGUSTUS 2026 – Guna memperluas wawasan mengenai pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat, tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Jember #5 Kelurahan Jumerto menghadiri Sosialisasi Bank Sampah di Kelurahan Banjarsengon, Senin 03 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi wadah edukasi lintas wilayah untuk memperkuat tata kelola lingkungan lokal.
Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini diinisiasi oleh mahasiswa KKN Kolaboratif #5 Kelurahan Banjarsengon dengan dukungan penuh dari Lurah Banjarsengon, Sudik Haryono, S.Sos., M.Si. Kegiatan tersebut juga dihadiri Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kolaboratif #5, Ade Irma Noviyanti, S.Psi., M.Pd., serta mendapat sambutan hangat dari warga setempat.
Hadir sebagai narasumber utama, Ketua Bank Sampah Kabupaten Jember sekaligus Pendiri Bank Sampah Sikupik, Susiyatik, S.P. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif dalam memilah sampah sejak dari skala rumah tangga. Menurutnya, pemilahan limbah organik dan anorganik merupakan kunci utama keberhasilan penanganan masalah sampah.
"Kesadaran memilah sampah dari dapur adalah fondasi utama. Jika dikelola dengan benar, sampah bukan lagi sekadar masalah lingkungan, melainkan dapat menjadi sumber daya yang memberikan manfaat ekonomi melalui bank sampah," tegas Susiyatik di hadapan para peserta.
Inisiatif dan partisipasi aktif mahasiswa dalam agenda edukatif ini mendapat apresiasi langsung dari Pemerintah Kelurahan Jumerto. Lurah Jumerto, Nurie Hadiyatie, S.E., menilai langkah proaktif tim KKN sangat berharga dalam mencari solusi konkret atas persoalan sampah daerah.
"Kami sangat mendukung keaktifan mahasiswa KKN Kolaboratif Jumerto. Pengelolaan sampah merupakan fokus penting di wilayah kami. Pembelajaran dari Banjarsengon ini diharapkan dapat diterapkan secara nyata melalui program kerja yang mengedukasi warga Jumerto," tutur Nurie Hadiyatie.
Sinergi berkelanjutan antara akademisi, pemerintah kelurahan, penggiat lingkungan, dan masyarakat ini diharapkan mampu mengoptimalkan program pengelolaan sampah berbasis komunitas di Kabupaten Jember secara jangka panjang. (sgk)