Sinergi Lintas Sektor: Camat Patrang, DPMPTSP Jember, dan Plt. Lurah Baratan Dampingi Puskesmas Banjarsengon Gelar Homecare
- 09 Oktober 2026
- Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
Sinergi Lintas Sektor: Camat Patrang, DPMPTSP Jember, dan Plt. Lurah Baratan Dampingi Puskesmas Banjarsengon Gelar Homecare
Pemerintah Kecamatan Patrang bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember dan pihak Kelurahan Baratan menunjukkan komitmen nyata dalam mendekatkan layanan kesehatan langsung kepada masyarakat. Pada hari Jumat, 9 Oktober 2026, jajaran pimpinan kecamatan dan kelurahan turun tangan langsung mendampingi tim medis Puskesmas Banjarsengon dalam kegiatan homecare serta pengobatan gratis di Kelurahan Baratan.
Kegiatan yang menyasar kelompok rentan ini dipusatkan di dua titik strategis, yakni Pondok Pesantren As Syukiriyah Baratan dan kediaman salah seorang warga di wilayah Baratan Timur. Langkah jemput bola ini melibatkan Camat Patrang Musyaffa S.H.I., M.M., Kepala DPMPTSP Isnaini Dwi Susanti, S.H., M.Si., serta Plt. Lurah Baratan Denny Wijiyati S.A.P. beserta seluruh perangkat kelurahan.
Titik pertama kunjungan homecare dilaksanakan di Pondok Pesantren As Syukiriyah Baratan. Mengingat pentingnya menjaga kesehatan para penjaga moral bangsa, tim medis dari Puskesmas Banjarsengon langsung bergerak melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan pengobatan bagi para kyai, pengasuh, serta para santri yang mengeluhkan gangguan kesehatan.
Kehadiran para pejabat daerah di lingkungan pesantren disambut antusias. Pemeriksaan kesehatan ini meliputi pengecekan tensi darah, konsultasi medis, hingga pemberian vitamin serta obat-obatan secara gratis. Langkah preventif ini dinilai sangat krusial untuk memastikan proses kegiatan belajar mengajar di lingkungan pondok pesantren berjalan lancar tanpa kendala kesehatan.
Usai menyelesaikan agenda di pesantren, rombongan melanjutkan perjalanan ke titik kedua di wilayah Baratan Timur. Sasaran pada lokasi kedua ini sangat spesifik dan krusial, yaitu melakukan kunjungan homecare terhadap seorang ibu hamil dengan kategori risiko tinggi (risti) dengan kondisi fisik tinggi badan 105 cm.
Langkah proaktif ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menekan angka kematian ibu dan anak (AKI/AKB) di wilayah Kabupaten Jember. Tim medis Puskesmas Banjarsengon bersama Camat Patrang dan Plt. Lurah Baratan memeriksa kondisi kesehatan fisik dan kandungan sang ibu, sekaligus memberikan edukasi gizi seimbang serta dukungan moril agar ibu hamil tersebut merasa tenang menjelang proses persalinan.
Pelaksanaan kegiatan homecare lintas sektoral ini mendapatkan apresiasi tinggi dari para pimpinan yang hadir. Camat Patrang, Musyaffa S.H.I., M.M., menegaskan bahwa kegiatan jemput bola ini adalah wujud nyata kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat, mulai dari lembaga keagamaan hingga warga yang membutuhkan perhatian khusus.
"Kegiatan hari ini membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, dan puskesmas harus terus berjalan secara proaktif. Kami tidak boleh hanya menunggu di kantor, melainkan harus turun langsung melayani masyarakat, mulai dari pondok pesantren hingga warga yang membutuhkan perhatian khusus seperti ibu hamil risiko tinggi. Kesehatan warga adalah prioritas utama kita bersama," ujar Musyaffa.
Senada dengan hal tersebut, Plt. Lurah Baratan Denny Wijiyati S.A.P. menyampaikan rasa syukur atas kolaborasi yang terjalin erat dalam agenda hari ini. Menurutnya, kunjungan langsung ini memberikan dampak psikologis dan sosial yang sangat positif bagi warga Kelurahan Baratan.
"Kami sangat berterima kasih kepada jajaran Puskesmas Banjarsengon serta dukungan penuh dari Bapak Camat Patrang dan Ibu Kadis PTSP. Melalui kunjungan langsung ke Ponpes As Syukiriyah Baratan dan warga kami di Baratan Timur, masyarakat dapat merasakan langsung kepedulian pemerintah. Semoga kegiatan pelayanan kesehatan ini dapat terus berkesinambungan demi mewujudkan masyarakat Baratan yang sehat dan sejahtera," ungkap Denny Wijiyati.
Melalui aksi nyata ini, diharapkan standar kualitas kesehatan masyarakat di tingkat kelurahan dapat terus meningkat, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara pemerintah dan warga masyarakat di Kabupaten Jember. (fzr)