logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Sinergi PKK Bintoro dan Mahasiswa Promahadesa Bintoro Gencarkan Inovasi Kesehatan dan Ketahanan Pangan

  • 27 Juli 2026
  • Dibaca 7 Kali
Bagikan Via:
sinergi-pkk-bintoro-dan-mahasiswa-promahadesa-bintoro-gencarkan-inovasi-kesehatan-dan-ketahanan-pangan-20260727

Sinergi PKK Bintoro dan Mahasiswa Promahadesa Bintoro Gencarkan Inovasi Kesehatan dan Ketahanan Pangan

Suasana penuh kehangatan dan antusiasme tampak memenuhi Pendopo Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, pada Senin (27/07/2026). Jajaran Kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Bintoro menggelar pertemuan rutin bulanan yang kali ini terasa sangat istimewa karena dikolaborasikan langsung dengan program mahasiswa Promahadesa Bintoro 2026 melalui inovasi unggulan bertajuk "Bintorice UNEJ".

​Kegiatan yang dihadiri oleh puluhan kader PKK ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan koordinasi administratif, tetapi juga menjadi wadah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan serta ketahanan pangan masyarakat di tingkat kelurahan. Pertemuan ini mencakup berbagai agenda penting yang merangkum evaluasi kinerja, pengenalan inovasi pangan sehat, hingga sosialisasi program-program kesehatan strategis baik dari tingkat pusat maupun daerah.

​Agenda pertama dalam pertemuan tersebut dibuka dengan evaluasi kinerja kader PKK Kelurahan Bintoro. Dalam laporan evaluasi yang disampaikan, terdapat kabar baik mengenai efektivitas dan perampingan struktur kader di lapangan. Disebutkan bahwa jumlah kader yang sebelumnya cukup banyak kini mengalami penurunan struktur yang berarti, di mana banyak kader senior telah dinyatakan lulus dan purna tugas, sehingga kini tersisa sebanyak 29 kader inti yang siap bergerak lebih taktis, solid, dan fokus dalam melayani masyarakat.

​Perampingan jumlah ini dinilai positif karena menjadikan koordinasi dan pergerakan program di lapangan menjadi jauh lebih efisien, terarah, dan responsif terhadap berbagai kebutuhan warga di lingkungan Kelurahan Bintoro.

​Puncak acara yang paling menarik perhatian para kader PKK adalah pemaparan dan sosialisasi produk kesehatan inovatif hasil kolaborasi mahasiswa Promahadesa Bintoro 2026. Mahasiswa memperkenalkan Bintorice UNEJ, sebuah inovasi pangan fungsional berupa beras analog berbahan dasar mocaf (modified cassava flour), jagung, serta kacang hijau Sukorambi.

​Produk inovatif ini diformulasikan secara khusus sebagai alternatif makanan pokok yang sehat, utamanya ditujukan untuk pencegahan serta pengelolaan kadar gula darah bagi penderita penyakit Diabetes Melitus (DM) Tipe 2. Melalui sosialisasi ini, para kader PKK dibekali pemahaman mendalam agar nantinya dapat meneruskan edukasi kepada warga di masing-masing RT/RW mengenai peningkatan pola makan sehat berbasis bahan pangan lokal yang ramah kesehatan.

​Selain isu ketahanan pangan dan diabetes, pertemuan ini juga diisi dengan sosialisasi masif mengenai berbagai program kesehatan krusial. Perwakilan tenaga kesehatan menyampaikan sosialisasi terkait program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang kini mulai disosialisasikan hingga ke lini masyarakat terbawah.

​Tidak hanya itu, sosialisasi juga diperluas mencakup pemahaman mendalam mengenai program Universal Health Coverage (UHC) serta layanan jemput bola program Homecare Pemkab Jember. Program-program ini ditekankan agar para kader PKK mampu mendampingi warga yang membutuhkan akses layanan medis secara cepat, mudah, dan tanpa hambatan biaya.

​Sebagai penguat penutup dalam sesi pembinaan teknis, pihak Puskesmas setempat memberikan arahan penting kepada seluruh kader PKK yang hadir. Para kader didorong untuk terus meningkatkan kinerja dan kepedulian sosial, khususnya dalam hal peningkatan kesehatan lingkungan atau health emergency awareness (HES). Kader diminta agar lebih peka, proaktif, dan cepat tanggap dalam mengidentifikasi masalah kesehatan di tengah warga serta senantiasa mempererat koordinasi dengan tenaga kesehatan (nakes).

​"Kami di jajaran PKK sangat menyambut baik dan antusias atas kehadiran mahasiswa Promahadesa melalui inovasi 'Bintorice UNEJ' ini. Dengan adanya sosialisasi beras analog mocaf ini, para kader tidak hanya mendapat wawasan baru seputar pencegahan diabetes melitus tipe 2, tetapi juga termotivasi untuk terus menggerakkan pola hidup sehat di tengah keluarga dan masyarakat. Semoga kolaborasi ini memberikan manfaat nyata bagi kesehatan warga Bintoro." ​— Waqiah (Ketua TP PKK Bintoro)

"Kami sangat mengapresiasi kolaborasi luar biasa antara kader PKK Kelurahan Bintoro dan adik-adik mahasiswa Promahadesa melalui 'Bintorice UNEJ'. Inovasi beras analog mocaf ini tidak hanya menjawab tantangan kesehatan khususnya bagi penderita diabetes melitus tipe 2, tetapi juga membuktikan kepedulian nyata generasi muda terhadap kesejahteraan masyarakat kita. Semoga sinergi ini terus berlanjut demi mewujudkan Bintoro yang lebih sehat, mandiri, dan produktif." ​— Pairi, S.T., M.Si. (Lurah Bintoro)

Dengan terselenggaranya kegiatan kolaboratif ini, diharapkan para Kader PKK Kelurahan Bintoro semakin siap dan sigap dalam mengimplementasikan berbagai program pemerintah, baik di bidang administrasi, pemberdayaan ekonomi, maupun peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.(fzr) 

Galeri Foto