logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ajung

Sinergitas Lintas Sektor, Kecamatan Ajung Gelar Rapat Koordinasi Perlindungan Sosial

  • 10 Oktober 2026
  • Dibaca 25 Kali
Bagikan Via:
sinergitas-lintas-sektor-kecamatan-ajung-gelar-rapat-koordinasi-perlindungan-sosial-20261011

Sinergitas Lintas Sektor, Kecamatan Ajung Gelar Rapat Koordinasi Perlindungan Sosial

JEMBER, 10 OKTOBER 2026 – Pemerintah Kecamatan Ajung terus memperkuat komitmen dalam mengoptimalkan program Perlindungan Sosial (Perlinsos) guna memastikan masyarakat yang membutuhkan memperoleh pelayanan dan bantuan secara tepat sasaran. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Perlindungan Sosial yang digelar di Ruang Rapat Kantor Kecamatan Ajung pada Jumat, 09 Oktober 2026.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan program, memperkuat sinergi lintas sektor, serta meningkatkan efektivitas penanganan permasalahan kesejahteraan sosial di wilayah Kecamatan Ajung.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pendamping Sosial Kecamatan Ajung, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Ajung, tim Layanan Reaksi Tanggap (LRT) Kecamatan Ajung, perwakilan Puskesmas Ajung, serta seluruh Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) desa se-Kecamatan Ajung. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam membangun koordinasi yang terpadu untuk memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat.

Camat Ajung, Andri Purnomo, memimpin langsung rapat sekaligus memberikan arahan mengenai pentingnya validitas data kesejahteraan sosial yang terintegrasi, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan. Menurutnya, ketepatan pendataan dan kecepatan penanganan di lapangan merupakan faktor penting dalam memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapatkan perhatian dan pelayanan yang semestinya.

“Keberhasilan program perlindungan sosial sangat bergantung pada keakuratan data dan kecepatan respons kita di lapangan. Saya mengapresiasi sinergi yang terbangun antara TKSK, Pendamping Sosial, LRT, Puskesmas, dan para Kasi Kesra. Kita harus bekerja secara terpadu agar tidak ada warga rentan, lansia telantar, maupun warga yang membutuhkan penanganan kesehatan luput dari perhatian. Mereka harus terdata dengan baik, ditangani secara cepat, serta memperoleh akses terhadap bantuan sosial dan layanan kesehatan yang layak,” tegas Andri Purnomo.

Dalam pembahasan rapat, sejumlah agenda menjadi perhatian bersama, di antaranya evaluasi pelaksanaan penyaluran bantuan sosial dan pemutakhiran data Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Para Kasi Kesra desa didorong untuk lebih proaktif dalam melakukan verifikasi dan validasi data calon penerima maupun penerima manfaat di wilayah masing-masing. Langkah ini diperlukan agar program bantuan pemerintah dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain aspek pendataan dan bantuan sosial, koordinasi dengan Puskesmas Ajung juga menjadi perhatian penting, khususnya dalam mendukung akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Sinergi tersebut diharapkan dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan warga secara lebih dini sekaligus memperkuat keterhubungan antara pelayanan sosial dan pelayanan kesehatan.

Pada kesempatan yang sama, tim LRT, TKSK, dan Pendamping Sosial berkomitmen untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta koordinasi dalam merespons kondisi kedaruratan sosial yang berpotensi terjadi di tengah masyarakat. Dengan koordinasi yang lebih terarah, penanganan permasalahan sosial diharapkan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan.

Melalui Rakor Perlindungan Sosial ini, Pemerintah Kecamatan Ajung berharap terbangun sistem pelayanan sosial yang semakin responsif, terkoordinasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Penguatan kolaborasi lintas sektor serta peningkatan kualitas data menjadi fondasi penting untuk memastikan setiap warga yang membutuhkan memperoleh perhatian dan akses pelayanan yang layak.

Pemerintah Kecamatan Ajung berkomitmen untuk terus mendorong sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pelayanan publik yang inklusif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat perlindungan bagi kelompok rentan secara berkelanjutan. (ar)

Galeri Foto