logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Sumur Mengering Sejak Juli, 40 KK di Tegal Gede Jember Masih Kesulitan Air Bersih

  • 02 November 2026
  • Dibaca 46 Kali
Bagikan Via:
sumur-mengering-sejak-juli-40-kk-di-tegal-gede-jember-masih-kesulitan-air-bersih-20261102

Sumur Mengering Sejak Juli, 40 KK di Tegal Gede Jember Masih Kesulitan Air Bersih

JEMBER, 02 NOVEMBER 2026 – Dampak musim kemarau yang melanda Kabupaten Jember membuat puluhan keluarga di Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, kesulitan mendapatkan air bersih. Menanggapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Perumdam Tirta Pandalungan menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter, Senin 02 November 2026.

Distribusi air bersih ke-35 tersebut menyasar warga RT 04/RW 07, Kelurahan Tegal Gede. Sebanyak 40 kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Jember, sejumlah sumur milik warga mulai mengalami kekeringan sejak Juli 2026. Sumur dengan kedalaman sekitar 8–10 meter tersebut tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan air masyarakat secara memadai.

Sementara itu, sumber mata air terdekat berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman warga. Jarak tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat dalam mendapatkan air bersih, terutama untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Jember melakukan koordinasi dan pendampingan terhadap penyaluran bantuan air bersih bersama Perumdam Tirta Pandalungan. Tim bergerak menuju lokasi pada pukul 12.00 WIB untuk melaksanakan kegiatan distribusi dan memastikan bantuan dapat dimanfaatkan oleh warga terdampak.

Air bersih sebanyak 5.000 liter disalurkan ke tandon milik warga yang telah tersedia di lokasi. Tandon berkapasitas 5.000 liter tersebut disiapkan oleh Ketua RT setempat sebagai tempat penampungan agar air dapat digunakan secara bersama-sama oleh masyarakat.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember, Naringga Manggala Putra, menyampaikan bahwa penyaluran air bersih merupakan langkah penanganan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air akibat kekeringan.

“Distribusi air bersih ini merupakan bentuk upaya membantu warga yang terdampak kekeringan, khususnya 40 kepala keluarga di RT 04/RW 07 Kelurahan Tegal Gede yang membutuhkan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Naringga.

Selain mendistribusikan air bersih, petugas juga memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman warga mengenai dampak kekeringan serta pentingnya pengelolaan persediaan air bersih selama musim kemarau.

Kegiatan yang melibatkan BPBD Kabupaten Jember, pengurus RT/RW, dan warga setempat tersebut berlangsung kondusif, aman, dan terkendali tanpa kendala berarti.

Meski bantuan telah disalurkan, kebutuhan air bersih di wilayah tersebut diperkirakan masih berlanjut selama kondisi kekeringan belum teratasi. Karena itu, BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan agar distribusi air bersih dilakukan secara berkala, yakni sebanyak 5.000 liter setiap dua hari sekali.

Rekomendasi tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan air bersih bagi 40 kepala keluarga terdampak. Selain itu, laporan kondisi kekeringan juga akan diteruskan kepada dinas terkait agar penanganan lebih lanjut dapat dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan.

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya penanganan bencana kekeringan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan, dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.

Melalui kolaborasi BPBD dan Perumdam Tirta Pandalungan, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah musim kemarau. Distribusi berkala menjadi langkah penting untuk meringankan beban warga sembari menunggu penanganan lanjutan terhadap persoalan ketersediaan air bersih di wilayah Kelurahan Tegal Gede. (bob)

Galeri Foto