Sumur Warga Mengering, Pemkab Jember Salurkan Air Bersih ke Plalangan Bintoro
- 20 Oktober 2026
- Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
Sumur Warga Mengering, Pemkab Jember Salurkan Air Bersih ke Plalangan Bintoro
JEMBER, 20 OKTOBER 2026 — Pemerintah Kabupaten Jember mempercepat penanganan dampak kemarau panjang yang menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendistribusikan air bersih kepada warga Lingkungan Plalangan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Selasa 20 Oktober 2026.
Penyaluran air bersih tersebut melibatkan Camat Patrang Musyaffa, S.H.I., M.M., Lurah Bintoro Pairi, S.T., M.Si., Kasi PMKS Kelurahan Bintoro Assyifa Minggu, S.I.P., jajaran perangkat kecamatan dan kelurahan, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, serta tim kanal komunikasi resmi pemerintah daerah, Wadul Guse.
Kemarau yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir menyebabkan sejumlah sumur warga di Lingkungan Plalangan mengalami kekeringan. Kondisi geografis permukiman yang berada di kawasan perbukitan turut memengaruhi ketersediaan air tanah. Akibatnya, warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari, mulai dari memasak dan minum hingga sanitasi.
Merespons laporan masyarakat melalui saluran koordinasi wilayah dan jejaring pengaduan, BPBD Kabupaten Jember mengerahkan truk tangki air bersih ke lokasi terdampak. Petugas BPBD bersama jajaran kecamatan, kelurahan, dan warga setempat menyalurkan air ke tandon penampungan serta wadah milik warga, seperti jeriken, ember, galon, dan drum plastik.
Camat Patrang Musyaffa menegaskan, pemerintah berkewajiban hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar berupa air bersih.
“Sesuai dengan arahan Bapak Bupati Jember, kami bergerak cepat untuk memastikan tidak ada warga di Kecamatan Patrang yang mengalami kesulitan air bersih secara berlarut-larut. Kegiatan hari ini di Lingkungan Plalangan merupakan bentuk sinergi lintas sektor antara BPBD Kabupaten Jember, pihak kecamatan, kelurahan, dan jajaran terkait,” ujar Musyaffa.
Ia menambahkan, pemerintah kecamatan akan terus memantau kondisi di lapangan dan siap menyalurkan bantuan lanjutan apabila diperlukan, hingga ketersediaan air bersih bagi warga kembali mencukupi.
Sementara itu, Lurah Bintoro Pairi menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kabupaten Jember, Kecamatan Patrang, Kasi PMKS Kelurahan Bintoro, dan tim Wadul Guse atas dukungan dalam pendistribusian air bersih tersebut.
“Atas nama pemerintah kelurahan dan seluruh warga Lingkungan Plalangan, kami mengucapkan terima kasih atas respons cepat dan pendampingan dalam penyaluran air bersih ini. Bantuan tersebut sangat berarti bagi warga yang sumurnya mengering akibat musim kemarau,” kata Pairi.
Menurut dia, pemerintah kelurahan juga terus mendata wilayah rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) yang berpotensi mengalami kekeringan susulan. Koordinasi dengan pihak terkait akan terus dilakukan agar penyaluran bantuan dapat menjangkau seluruh warga yang membutuhkan secara merata.
Kehadiran tim Wadul Guse dalam kegiatan tersebut turut mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat serta penanganan pengaduan warga. Kolaborasi antara pemerintah daerah, BPBD, pemerintah kecamatan, dan kelurahan diharapkan dapat mempercepat penanganan dampak kekeringan di wilayah Kelurahan Bintoro.
Penyaluran air bersih di Lingkungan Plalangan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Warga menyambut kedatangan truk tangki BPBD dengan antusias dan menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. (fzr)