logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Sungai Mengering, Sumur Keruh, BPBD Jember Distribusikan 10.000 Liter Air ke Baratan

  • 25 September 2026
  • Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
sungai-mengering-sumur-keruh-bpbd-jember-distribusikan-10000-liter-air-ke-baratan-20260925

Sungai Mengering, Sumur Keruh, BPBD Jember Distribusikan 10.000 Liter Air ke Baratan

JEMBER, 25 SEPTEMBER 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Perumdam Tirta Pandalungan kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Lingkungan Baratan Timur, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Jumat (25/9/2026).

Dalam kegiatan distribusi air bersih tersebut, sebanyak 10.000 liter air disalurkan dan ditempatkan pada sejumlah tandon BPBD yang telah tersedia di lokasi. Bantuan ini diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.

Kekeringan di Lingkungan Baratan Timur telah dirasakan warga sejak Agustus 2026. Kondisi tersebut semakin dirasakan oleh masyarakat di RT 02 dan RT 03 RW 09 yang hingga kini belum memiliki jaringan pipanisasi.

Sebagian besar sumur warga mulai mengalami kekeringan. Air yang masih tersedia juga dilaporkan mulai keruh sehingga tidak layak digunakan untuk memenuhi seluruh kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, sungai yang berada sekitar 700 meter dari permukiman warga juga telah mengering dan tidak dapat dimanfaatkan sebagai sumber air. Kondisi tersebut membuat sebagian warga harus membeli air isi ulang, sedangkan warga lainnya mengambil air dari wilayah Baratan Wetan yang berjarak sekitar satu kilometer.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, kebutuhan air bersih tersebar di beberapa wilayah. RT 02/RW 09 tercatat sekitar 40 kepala keluarga dari total 150 KK membutuhkan air bersih. Di RT 03/RW 09 terdapat sekitar 50 KK dari total 200 KK yang membutuhkan bantuan air.

Sementara itu, sekitar 80 KK di RT 02/RW 11 dan 30 KK di RT 03/RW 11 juga membutuhkan air bersih. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 200 kepala keluarga yang membutuhkan dukungan pemenuhan air bersih.

TRC-PB BPBD Jember bersama Perumdam Tirta Pandalungan melakukan distribusi air bersih sekaligus berkoordinasi dengan perangkat kelurahan, RT/RW, dan masyarakat setempat. Petugas juga memberikan edukasi kepada warga terkait kondisi kekeringan dan upaya menghadapi keterbatasan air selama musim kemarau.

Naringga Manggala Putra, anggota TRC BPBD Jember, mengatakan distribusi dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat menurunnya ketersediaan sumber air.

“Distribusi air bersih dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan. Tim juga memastikan ketersediaan tandon di sejumlah titik agar bantuan air dapat dimanfaatkan warga secara optimal,” ujar Naringga.

Untuk mendukung distribusi, terdapat tujuh unit tandon BPBD dengan kapasitas masing-masing sekitar 1.200 liter yang telah tersedia di lokasi. Sejumlah pangkon tandon juga telah disiapkan oleh warga untuk memudahkan proses pengisian dan pemanfaatan air.

Hasil kegiatan menunjukkan sebanyak 10.000 liter air bersih berhasil didistribusikan ke tandon BPBD. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

BPBD Jember merekomendasikan agar distribusi air bersih terus dilakukan secara berkala, dengan volume sekitar 10.000 liter setiap dua hari sekali selama kebutuhan masyarakat masih berlangsung.

Selain itu, kondisi tersebut akan diteruskan kepada dinas terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan air bersih dan penanganan infrastruktur sumber air bagi masyarakat di wilayah terdampak.

Kegiatan tersebut melibatkan BPBD Kabupaten Jember, perangkat Kelurahan Baratan, RT/RW, serta masyarakat setempat. Hingga kegiatan selesai, tidak terdapat kendala dalam pelaksanaan distribusi air bersih. (bob)

Galeri Foto