Supervisi Dinkes PPKB di Puskesmas Panti, Bahas Standar Pelayanan hingga Permasalahan Inventaris Bangunan
- 25 Mei 2026
- Dibaca 75 Kali
Bagikan Via:
Supervisi Dinkes PPKB di Puskesmas Panti, Bahas Standar Pelayanan hingga Permasalahan Inventaris Bangunan
JEMBER, 25 MEI 2026 - Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember melaksanakan kegiatan supervisi di Puskesmas Panti yang berlangsung di aula puskesmas setempat. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk evaluasi dan pembinaan guna memastikan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat telah berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.
Supervisi tersebut dihadiri oleh jajaran dari Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember bersama manajemen dan tenaga kesehatan Puskesmas Panti. Dalam kegiatan itu, pembahasan dilakukan secara menyeluruh mulai dari Cluster I hingga Cluster V yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan layanan kesehatan di puskesmas.
Melalui supervisi ini, tim dari Dinkes PPKB melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek pelayanan, mulai dari administrasi, tata kelola program, pelayanan kesehatan dasar, hingga sarana dan prasarana pendukung pelayanan masyarakat. Evaluasi tersebut bertujuan untuk mengetahui sejauh mana implementasi pelayanan kesehatan di Puskesmas Panti telah sesuai dengan standar operasional dan indikator yang telah ditentukan.
Selain menjadi sarana evaluasi, supervisi juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi antara pihak puskesmas dan dinas kesehatan dalam menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Dengan adanya komunikasi dua arah tersebut, diharapkan berbagai persoalan yang muncul dapat segera mendapatkan solusi bersama.
Kepala Puskesmas Panti, dr Falakhis, dalam kesempatan tersebut menyampaikan beberapa hal yang menjadi perhatian pihak puskesmas, khususnya terkait inventaris bangunan dan kondisi fasilitas pelayanan kesehatan. Ia menjelaskan bahwa terdapat rumah dinas yang saat ini masih berdiri di atas tanah desa sehingga membutuhkan perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah daerah.
“Saya meminta saran terkait inventaris bangunan yang berupa rumah dinas yang masih menempati tanah desa dan juga bangunan puskesmas bagian belakang yang memang berbatasan langsung dengan sungai,” ujar dr Falakhis saat menyampaikan masukan dalam forum supervisi.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapatkan solusi yang tepat agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari, baik dari sisi administrasi aset maupun keamanan bangunan pelayanan kesehatan. Terlebih, fasilitas kesehatan merupakan bagian penting dalam menunjang pelayanan kepada masyarakat sehingga keberlanjutan dan keamanan bangunan perlu menjadi perhatian bersama.
Pernyataan tersebut langsung mendapat tanggapan dari Didik, perwakilan Dinkes PPKB Kabupaten Jember. Ia menyampaikan bahwa pihak dinas telah menerima surat terkait rumah dinas tersebut dan akan segera melakukan tindak lanjut sesuai mekanisme yang berlaku.
“Untuk rumah dinas suratnya baru masuk ke dinas jadi akan ditindaklanjuti ke depannya dan begitu juga bangunan belakang puskesmas kita mencari jalan keluar bersama,” ungkap Didik.
Ia menegaskan bahwa supervisi bukan sekadar kegiatan penilaian semata, melainkan juga menjadi wadah koordinasi dan pendampingan bagi puskesmas dalam menyelesaikan berbagai persoalan pelayanan maupun sarana prasarana kesehatan.
Melalui kegiatan supervisi ini, Dinkes PPKB Kabupaten Jember berharap kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Panti dapat terus meningkat dan berjalan sesuai standar pelayanan kesehatan yang telah ditetapkan. Selain itu, koordinasi antara dinas kesehatan dan puskesmas diharapkan semakin kuat sehingga setiap kendala yang muncul dapat diselesaikan secara bersama-sama demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (fam)