logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ledokombo

Suren Bersholawat, Ribuan Jamaah Padati Lapangan Dampar dalam Tasyakuran Desa

  • 20 Juni 2026
  • Dibaca 153 Kali
Bagikan Via:
suren-bersholawat-ribuan-jamaah-padati-lapangan-dampar-dalam-tasyakuran-desa-20260621

Suren Bersholawat, Ribuan Jamaah Padati Lapangan Dampar dalam Tasyakuran Desa

JEMBER, 20 JUNI 2026 - Semangat kecintaan kepada Rasulullah SAW kembali menggema di Kecamatan Ledokombo. Ribuan jemaah memadati Lapangan Sepak Bola Dusun Dampar, Desa Suren, Jumat malam, 19 Juni 2026, dalam kegiatan “Suren Bersholawat” bersama Majelis Sholawat Syabab yang digelar dalam rangka tasyakuran dan selamatan Desa Suren.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga 23.30 WIB tersebut menjadi salah satu momentum spiritual yang mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Diperkirakan sekitar 1.000 jemaah dari berbagai wilayah di Kabupaten Jember hadir mengikuti rangkaian pengajian umum dan lantunan selawat yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kekhusyukan.

Acara dihadiri sejumlah ulama dan tokoh agama, di antaranya KH. Tuhfatul Ghani dari Situbondo, KH. Khazin Mudzhar, KH. Miftahul Arifin Hasan selaku Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Suren, KH. Abdurrahman Al Jambuani dari Jember, serta Lora Fayyadus Surur dari Pondok Pesantren Raudatul Ulum Ledokombo. Turut hadir Kepala Desa Suren HM. Tahe beserta jajaran perangkat desa, tokoh agama, guru ngaji, dan masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan Surat Yasin oleh Ustadz Ahmad Bostomi, dilanjutkan tawassul yang dipimpin KH. Khazin Mudzhar. Dalam sambutannya, Kepala Desa Suren HM. Tahe menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Selawat bukan sekadar lantunan pujian kepada Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada Majelis Sholawat Syabab serta seluruh warga Desa Suren yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kita senantiasa istiqamah dalam membaca dan mengamalkan selawat,” ujarnya.

Sementara itu, KH. Tuhfatul Ghani dalam tausiyahnya mengajak seluruh jemaah untuk menjadikan selawat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Menurutnya, selawat merupakan jalan untuk memperoleh syafaat Rasulullah SAW sekaligus memperkuat keimanan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

“Semoga kita semua senantiasa berada dalam naungan keberkahan selawat, memperoleh syafaat Nabi Muhammad SAW, dan menjadi pribadi yang teguh dalam keimanan. Ketika iman menjadi dasar dalam setiap aktivitas, maka kehidupan akan lebih terarah dan penuh keberkahan. Dengan memperbanyak selawat, insyaallah kita dijauhkan dari berbagai penyakit lahir maupun batin,” tutur KH. Tuhfatul Ghani di hadapan jemaah.

Suasana semakin khusyuk saat jemaah bersama-sama melantunkan Selawat Nariyah sebanyak 11 kali yang dipimpin Gus Haris Gufroni, dilanjutkan pembacaan selawat oleh Majelis Sholawat Syabab. Ribuan jemaah tampak larut dalam lantunan pujian kepada Rasulullah SAW hingga memasuki prosesi Mahalul Qiyam yang berlangsung penuh haru dan kekhidmatan. Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin KH. Miftahul Arifin Hasan.

Camat Ledokombo, Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni, S.STP., M.Si., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut. Menurutnya, kegiatan selawat dan pengajian umum memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.

“Kegiatan seperti Suren Berselawat merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah desa, ulama, dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keagamaan serta memperkuat persaudaraan sosial. Selain menjadi sarana meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan ini juga menjadi benteng moral bagi generasi muda agar tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam yang moderat dan rahmatan lil alamin,” ungkap Camat Ledokombo.

Senada dengan itu, pihak Majelis Sholawat Syabab menyampaikan bahwa dakwah melalui selawat merupakan upaya untuk menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus memperkuat semangat persatuan umat. Kehadiran ribuan jemaah menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan-kegiatan keagamaan yang membawa pesan kedamaian dan persaudaraan.

Dari aspek keamanan, kegiatan mendapat pengamanan terpadu dari berbagai unsur. Sebanyak tujuh personel Polsek Ledokombo, tiga personel Koramil Ledokombo, empat personel Satpol PP Kecamatan Ledokombo, sepuluh anggota Banser NU Ledokombo, empat belas anggota Linmas Desa Suren, serta tiga puluh personel pengamanan internal Majelis Sholawat Syabab diterjunkan untuk memastikan kelancaran acara.

Berkat sinergi seluruh pihak, rangkaian kegiatan Suren Berselawat bersama Majelis Sholawat Syabab berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda keagamaan semata, tetapi juga menjadi simbol kuatnya kebersamaan masyarakat Desa Suren dalam menjaga tradisi keislaman, mempererat tali silaturahmi, serta menanamkan nilai-nilai spiritual yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan semangat berselawat dan meneladani akhlak Rasulullah SAW terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga mampu melahirkan generasi yang religius, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi demi terwujudnya masyarakat Ledokombo yang harmonis, aman, dan sejahtera. (yus)

Galeri Foto