logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan

Survei Calon Lokasi Bantuan Pemerintah Budidaya Ikan Sistem Bioflok  di Pondok Pesantren Al Islah Jenggawah

  • 31 Januari 2026
  • Dibaca 445 Kali
Bagikan Via:
survei-calon-lokasi-bantuan-pemerintah-budidaya-ikan-sistem-bioflok-di-pondok-pesantren-al-islah-jenggawah-20260201

Survei Calon Lokasi Bantuan Pemerintah Budidaya Ikan Sistem Bioflok  di Pondok Pesantren Al Islah Jenggawah

Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan (DKPPP) terus berupaya mendorong pengembangan sektor perikanan budidaya yang berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi tepat guna. Salah satu program yang menjadi fokus pengembangan adalah bantuan pemerintah budidaya ikan dengan sistem bioflok, yang dinilai mampu meningkatkan efisiensi produksi, mengoptimalkan penggunaan lahan, serta mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Sebagai bagian dari tahapan pelaksanaan program tersebut, pada hari Senin, 26 Januari 2026, Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan melaksanakan kegiatan survei calon lokasi bantuan pemerintah budidaya ikan sistem bioflok yang berlokasi di Pondok Pesantren Al Islah, Kecamatan Jenggawah. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian lokasi, kesiapan kelembagaan, serta rencana pemanfaatan bantuan yang diusulkan oleh calon penerima.
Dalam pelaksanaan survei, tim dari DKPPP melakukan peninjauan langsung terhadap calon lokasi yang diusulkan. Peninjauan ini meliputi pengecekan kondisi lahan, aksesibilitas, potensi sumber air, serta kesesuaian lokasi dengan persyaratan teknis budidaya ikan sistem bioflok. Selain itu, dilakukan pula proses verifikasi dan validasi (verval) data sebagai bagian dari tahapan administrasi pengajuan bantuan pemerintah.
Berdasarkan hasil kegiatan, telah dilaksanakan peninjauan calon lokasi bantuan pemerintah budidaya ikan sistem bioflok serta pengisian dokumen verifikasi dan validasi, yang selanjutnya ditandatangani oleh Ketua Kelompok Wali Santri sebagai bentuk komitmen dan keseriusan dalam mengikuti program tersebut. Proses verval ini menjadi salah satu syarat penting dalam pengajuan bantuan agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dari hasil survei lapangan, diketahui bahwa lokasi yang diusulkan memiliki luasan lahan kurang lebih 10 hektare dengan status lahan clean and clear, sehingga dinilai memiliki potensi yang cukup baik untuk mendukung kegiatan budidaya ikan sistem bioflok secara berkelanjutan. Kondisi tersebut diharapkan dapat menunjang kelancaran pelaksanaan program serta pengembangan usaha perikanan di lingkungan pondok pesantren.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Wali Santri Pondok Pesantren Al Islah juga menyampaikan rencana pemanfaatan bantuan yang tidak hanya difokuskan pada budidaya ikan nila, tetapi juga sebagai pendukung rencana pengembangan usaha pabrik pakan. Rencana ini diharapkan dapat menciptakan sistem usaha yang terintegrasi, meningkatkan kemandirian produksi pakan, serta memberikan nilai tambah bagi kegiatan ekonomi di lingkungan pondok pesantren.
Melalui kegiatan survei ini, DKPPP memperoleh gambaran awal mengenai kesiapan lokasi dan rencana pengembangan usaha calon penerima bantuan. Hasil survei akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses evaluasi dan penetapan penerima bantuan pemerintah budidaya ikan sistem bioflok. Sebagai bentuk tindak lanjut persyaratan lainnya seperti proposal harus dicukupi terlebih dahulu.  
Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan pembinaan kepada calon penerima bantuan, agar program yang dilaksanakan dapat berjalan optimal, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta mendukung penguatan sektor perikanan dan ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.

Galeri Foto