Tajemtra 2026 Diikuti 26 Ribu Peserta, Jember Lor Turut Meriahkan Gerak Jalan 30 Kilometer
- 05 September 2026
- Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
Tajemtra 2026 Diikuti 26 Ribu Peserta, Jember Lor Turut Meriahkan Gerak Jalan 30 Kilometer
JEMBER, 5 SEPTEMBER 2026 - Jalanan Kabupaten Jember kembali dipenuhi ribuan peserta dalam gelaran Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional (Tajemtra) yang menempuh jarak sekitar 30 kilometer. Event tahunan ini diikuti sekitar 26 ribu peserta dari berbagai unsur masyarakat dan instansi di Kabupaten Jember.
Gerak jalan dimulai dari Alun-Alun Kecamatan Tanggul dan dijadwalkan berakhir di Alun-alun Kabupaten Jember. Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, sekitar pukul 14.00 Wib pada Sabtu (5/9/2026) siang di Alun-alun Kecamatan Tanggul.
Antusiasme peserta terlihat sejak titik keberangkatan. Ribuan orang memadati jalur yang menjadi lintasan Tajemtra. Tidak hanya masyarakat umum, kegiatan ini juga diikuti seluruh jajaran instansi se-Kabupaten Jember, anggota DPRD Jember, hingga sejumlah ketua partai politik.
Di antara ribuan peserta tersebut, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, ikut mengambil bagian. Lurah Jember Lor Moh. Zaim Ilmi, S.Sos., M.Si., mengomandoi langsung jajaran pegawai dan staf kelurahan dalam mengikuti agenda tahunan tersebut.
Rombongan Jember Lor terlihat berada di barisan belakang rombongan Bupati Jember bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka berjalan bersama peserta lainnya menuju garis finis dengan tetap menjaga kekompakan rombongan.
Bagi jajaran Kelurahan Jember Lor, keikutsertaan dalam Tajemtra bukan sekadar mengikuti kegiatan seremonial. Momentum tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan antarpersonel sekaligus membangun semangat kebersamaan dengan masyarakat.
Lurah Jember Lor Moh. Zaim Ilmi mengatakan, keikutsertaan seluruh pegawai dan staf merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan yang menjadi salah satu agenda tahunan yang dinantikan masyarakat Jember.
Menurut Ilmi, Tajemtra memiliki daya tarik tersendiri karena mampu mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam satu kegiatan. Pegawai pemerintahan, masyarakat, komunitas, hingga unsur politik dapat berjalan bersama dalam suasana yang penuh semangat.
“Ini bukan hanya tentang berjalan sejauh 30 kilometer. Ada semangat kebersamaan, kekompakan, dan kebanggaan sebagai bagian dari masyarakat Jember. Karena itu, seluruh pegawai dan staf Kelurahan Jember Lor kami ajak untuk ikut serta,” ujar Ilmi.
Ia berharap semangat kebersamaan yang tercipta dalam Tajemtra tidak berhenti setelah peserta mencapai garis finis. Menurutnya, kebersamaan tersebut penting untuk terus dibawa dalam pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan jumlah peserta yang mencapai sekitar 26 ribu orang, Tajemtra kembali menunjukkan daya tariknya sebagai salah satu kegiatan olahraga sekaligus tradisi masyarakat Kabupaten Jember. (Yud)