Tak Sekadar Apresiasi, Sertifikat Imunisasi Lengkap Jadi Bekal Penunjang Anak Masuk Sekolah
- 18 September 2026
- Dibaca 34 Kali
Bagikan Via:
Tak Sekadar Apresiasi, Sertifikat Imunisasi Lengkap Jadi Bekal Penunjang Anak Masuk Sekolah
JEMBER, 18 SEPTEMBER 2026 – Sertifikat imunisasi lengkap tidak hanya menjadi bentuk apresiasi bagi orang tua yang telah memastikan anaknya mendapatkan imunisasi sesuai jadwal. Dokumen tersebut juga dapat menjadi berkas penunjang ketika anak memasuki jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK hingga SD.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Pokja IV TP PKK Kabupaten Jember, Dian Rosyidah Regar, S.T., dalam Kampanye Gerakan Imunisasi Bayi dan Baduta di Kecamatan Tempurejo pada Kamis, 17 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, TP PKK Kabupaten Jember memberikan sertifikat kepada balita yang telah mendapatkan imunisasi lengkap.
Menurut Dian, pemberian sertifikat menjadi salah satu bentuk apresiasi sekaligus upaya mendorong orang tua untuk semakin memperhatikan kelengkapan imunisasi anak. Sertifikat tersebut nantinya dapat dilampirkan sebagai berkas penunjang ketika anak akan memasuki sekolah.
“Kami dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember memberikan edukasi dan mengeluarkan sertifikat untuk anak-anak yang sudah lengkap imunisasinya. Nanti kalau ada anak yang mau masuk sekolah seperti PAUD, TK, SD, bisa melampirkan sertifikat imunisasi lengkapnya sebagai berkas penunjang,” ujar Dian.
Ia berharap keberadaan sertifikat tersebut dapat menambah semangat orang tua untuk menyelesaikan imunisasi anak sesuai jadwal. Dengan demikian, upaya perlindungan kesehatan anak dapat dilakukan sejak dini sekaligus menjadi perhatian keluarga dalam mempersiapkan tumbuh kembang dan pendidikan anak.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes PPKB Kabupaten Jember, dr. Rita Wahyuningsih, mengatakan kelengkapan imunisasi merupakan bagian penting dalam memberikan perlindungan kepada bayi dan baduta dari penyakit berat.
“Imunisasi merupakan salah satu upaya perlindungan yang paling murah dan efektif untuk memutus rantai penularan penyakit berat pada anak-anak. Dengan imunisasi, anak-anak menjadi sehat, melahirkan generasi yang kuat dan menjadikan generasi yang lebih produktif,” katanya.
Kampanye di Tempurejo juga melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TP PKK, kader, tenaga kesehatan, Himpaudi, tokoh masyarakat, hingga tim Dinkes PPKB dan puskesmas. Keterlibatan berbagai pihak tersebut diharapkan memperkuat edukasi sekaligus mendorong orang tua memastikan imunisasi anak lengkap hingga usia dua tahun. (ken)