logo ppid jember kim
Oleh : Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM

Tanamkan Wawasan Kependudukan Sejak Dini, Guru SD dan SMP Jember Ikuti Bimtek Integrasi Pembelajaran

  • 09 Juli 2026
  • Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
tanamkan-wawasan-kependudukan-sejak-dini-guru-sd-dan-smp-jember-ikuti-bimtek-integrasi-pembelajaran-20260709

Tanamkan Wawasan Kependudukan Sejak Dini, Guru SD dan SMP Jember Ikuti Bimtek Integrasi Pembelajaran

JEMBER, 9 JULI 2026 – Memasuki hari kedua pelaksanaan Bimbingan Teknis Integrasi Materi Kependudukan dalam Kegiatan Pembelajaran, guru SD dan SMP se-Kabupaten Jember kembali mengikuti pembekalan secara daring melalui Zoom Meeting Kamis, 09 Juli 2026. Kegiatan hasil kolaborasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jember, Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, UPT Balai Diklat KKB Jember, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang melalui penguatan wawasan kependudukan sejak usia sekolah.

Melalui bimbingan teknis ini, para guru didorong untuk mengintegrasikan materi kependudukan ke dalam kegiatan pembelajaran, baik melalui intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk peserta didik yang memiliki pemahaman terhadap berbagai isu kependudukan, lingkungan, dan pembangunan sejak dini.

Pada kesempatan yang sama, narasumber dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember, Budyawati, menegaskan bahwa pemahaman mengenai kependudukan tidak hanya penting bagi pemerintah, tetapi juga harus dimiliki oleh seluruh lapisan masyarakat sejak usia sekolah.

"Dinamika kependudukan sangat berpengaruh terhadap kondisi kesejahteraan masyarakat. Permasalahan kependudukan tidak terjadi secara tiba-tiba dan manfaat dari keberhasilan program kependudukan baru dapat dirasakan dalam jangka panjang. Karena itu, pemahaman terhadap isu kependudukan harus dimulai sejak dini agar terbentuk masyarakat yang berwawasan kependudukan dan mendukung berbagai kebijakan pembangunan," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa guru memiliki posisi strategis sebagai agen edukasi yang mampu menanamkan kesadaran tersebut kepada peserta didik melalui proses pembelajaran yang kontekstual. Dengan bekal yang diperoleh selama bimbingan teknis, para guru diharapkan mampu menghadirkan materi pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa, tetapi juga membentuk sikap peduli terhadap isu kependudukan dan pembangunan berkelanjutan.

Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPSDM Kabupaten Jember, Artiantyo Wirjo Utomo, S.Psi., M.M., menjelaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu sarana paling efektif dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kependudukan.

"Dalam rangka memberikan pemahaman yang menyeluruh tentang pentingnya kependudukan, salah satu strategi yang dilakukan adalah melalui Sekolah Siaga Kependudukan yang diimplementasikan oleh guru melalui kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler," ujarnya.

Menurut Artiantyo, keterlibatan guru menjadi kunci keberhasilan program tersebut karena sekolah merupakan tempat yang tepat untuk menanamkan nilai, pengetahuan, dan kepedulian terhadap persoalan kependudukan. Dengan pembelajaran yang terintegrasi, peserta didik diharapkan mampu memahami berbagai tantangan kependudukan sekaligus menjadi generasi yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masa depan daerahnya.

Melalui pelaksanaan bimbingan teknis ini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap tercipta ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi berwawasan kependudukan. Investasi pengetahuan yang diberikan kepada guru hari ini diharapkan menjadi fondasi dalam menciptakan masyarakat yang lebih sadar akan pentingnya pengelolaan kependudukan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (dik)

Galeri Foto