logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Banjarsengon

Tekan Risiko Difteri hingga Campak, Puskesmas Banjarsengon Imunisasi 72 Siswa

  • 11 Agustus 2026
  • Dibaca 10 Kali
Bagikan Via:
tekan-risiko-difteri-hingga-campak-puskesmas-banjarsengon-imunisasi-72-siswa-20260812

Tekan Risiko Difteri hingga Campak, Puskesmas Banjarsengon Imunisasi 72 Siswa

JEMBER, 11 AGUSTUS 2026 – Sebanyak 72 siswa sekolah dasar di Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, mengikuti program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026. Kegiatan penjaminan kesehatan anak ini diselenggarakan oleh UPTD Puskesmas Banjarsengon dan dipusatkan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Banjarsengon 2 pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Program yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut menyasar peserta didik dari dua lembaga pendidikan. Rinciannya, 67 siswa berasal dari SDN Banjarsengon 2 (52 siswa kelas 1 dan 15 siswa kelas 5), serta 5 siswa dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Muttaqin (3 siswa kelas 1 dan 2 siswa kelas 5).

Pelayanan medis ditangani langsung oleh tim perawat UPTD Puskesmas Banjarsengon, Moh. Firman Hamdani, S.Kep., Ners. dan Wahyu Anita Rakhma, A.Md.Kep. Petugas menerapkan prosedur kesehatan yang cermat, aman, dan higienis selama proses penyuntikan.

Tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Banjarsengon, Wahyu Anita Rakhma, menjelaskan bahwa imunisasi lanjutan ini bertujuan mempertahankan kekebalan tubuh anak dari Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I), seperti campak, rubela, difteri, dan tetanus.

"Program ini difokuskan untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) di lingkungan sekolah agar rantai penularan penyakit dapat diputus secara menyeluruh," ujar Wahyu Anita.

Kepala SDN Banjarsengon 2, Hendah Kartika Sari, S.Pd., M.Pd., menyambut positif pelaksanaan BIAS di sekolahnya. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah memberikan pendampingan penuh agar para siswa merasa tenang, aman, dan nyaman saat menjalani imunisasi.

Dukungan serupa datang dari pihak pemerintah setempat. Lurah Banjarsengon, Sudik Haryono, S.Sos., M.Si., melalui Staf Kelurahan Joko Suyitno yang hadir di lokasi, menyampaikan apresiasinya atas kelancaran acara tersebut.

Sudik menilai sinergi yang kuat antara puskesmas, pihak sekolah, dan pemerintah kelurahan merupakan langkah krusial dalam mencetak generasi muda yang sehat sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Jember. (sgk)

Galeri Foto