Temukan Penerima Bantuan Telah Wafat saat Verval, Pemerintah Segera Lakukan Pembaruan Data
- 25 April 2026
- Dibaca 223 Kali
Bagikan Via:
Temukan Penerima Bantuan Telah Wafat saat Verval, Pemerintah Segera Lakukan Pembaruan Data
JEMBER, 25 APRIL 2026 – Upaya pemerintah dalam memastikan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial terus dilakukan melalui kegiatan verifikasi dan validasi (verval) data. Camat Kaliwates Dwisunu Arinugroho S.sos bersama jajaran perangkatnya turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan kondisi riil masyarakat di Kecamatan Sukowono.
Kegiatan verval silang lintas wilayah itu merupakan program Bupati Jember, Muhammad Fawait, agar data valid dan bantuan tepat sasaran dengan menerjunkan sekitar 20 ribu ASN. Vertal yang dilakukan secara door to door ini bertujuan untuk mencocokkan data administrasi dengan kondisi faktual di lapangan.
Dalam pelaksanaannya, rombongan menyambangi sejumlah rumah warga yang tercatat sebagai penerima bantuan sosial guna memastikan bahwa bantuan tersebut benar-benar diterima oleh pihak yang berhak.
Namun, dalam kunjungan di Dusun Potok Timur RT 03 RW 04, rombongan menemukan fakta yang cukup mengejutkan. Salah satu nama penerima bantuan, yakni Misja, diketahui telah meninggal dunia beberapa tahun lalu. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh cucu almarhumah saat rombongan tiba di kediamannya.
Informasi dari keluarga, Misja telah wafat sejak beberapa tahun yang lalu, sehingga data yang masih mencantumkan namanya sebagai penerima bantuan dinilai sudah tidak sesuai dengan kondisi terkini. Temuan ini menjadi salah satu contoh pentingnya pembaruan data secara berkala agar tidak terjadi kesalahan dalam penyaluran bantuan.
Menanggapi hal tersebut, Camat Kaliwates Dwisunu Arinugroho S.sos menegaskan bahwa kegiatan verval memang menjadi langkah strategis untuk memastikan keakuratan data. Ia menyampaikan bahwa pemerintah tidak hanya bergantung pada data administratif, tetapi juga perlu melihat langsung kondisi di lapangan.
“Melalui kegiatan verval ini, kami ingin mengetahui secara langsung kondisi dan status penerima bantuan. Dengan turun langsung ke masyarakat, kami bisa memastikan apakah penerima masih layak, masih ada, atau bahkan sudah mengalami perubahan kondisi seperti meninggal dunia,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa data yang tidak diperbarui berpotensi menyebabkan bantuan tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini dinilai sangat penting untuk menjaga akuntabilitas program bantuan sosial sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Camat Kaliwates juga menyampaikan bahwa temuan di lapangan akan segera ditindaklanjuti dengan pembaruan data melalui koordinasi dengan pihak terkait. Data yang sudah tidak valid akan diperbaiki agar kuota bantuan dapat dialihkan kepada masyarakat lain yang lebih membutuhkan.
Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk turut aktif melaporkan perubahan kondisi di lingkungan masing-masing, seperti adanya warga yang pindah, meninggal dunia, atau mengalami perubahan ekonomi. Partisipasi masyarakat dinilai sangat penting dalam menjaga keakuratan data penerima bantuan.
Kegiatan verval di Kecamatan Sukowono ini akan terus dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah. Pemerintah berharap dengan adanya verifikasi langsung di lapangan, setiap program bantuan sosial dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.