Tim Gabungan Tangani Kebakaran Lahan Bambu di Belakang SMA 3 Muhammadiyah Jember
- 04 September 2026
- Dibaca 28 Kali
Bagikan Via:
Tim Gabungan Tangani Kebakaran Lahan Bambu di Belakang SMA 3 Muhammadiyah Jember
JEMBER – Kebakaran lahan yang ditumbuhi tanaman bambu terjadi di kawasan belakang SMA 3 Muhammadiyah Jember pada Kamis, 3 September 2026. Peristiwa tersebut segera mendapat penanganan dari tim gabungan untuk mencegah api meluas dan membahayakan lingkungan sekitar.
Tim Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Jember bergerak melakukan pemadaman di lokasi kejadian. Penanganan juga melibatkan unsur TNI dan Polri, di antaranya Babinsa, Unit Intel Kodim yang diwakili Supriyanto, serta personel dari Polsek Sumbersari. Kehadiran unsur gabungan tersebut membantu mempercepat proses pengendalian api sekaligus memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman.
Dari unsur masyarakat, penanganan turut didukung Ketua RT 001 RW 001, Sunari, yang membantu memberikan informasi mengenai kondisi lingkungan dan situasi di sekitar lokasi kebakaran. Koordinasi antara petugas dan masyarakat dilakukan agar proses pemadaman dapat berlangsung secara efektif.
Pemerintah Kelurahan Tegalgede juga turun langsung dalam penanganan kejadian tersebut. Lurah Tegalgede, Shierley Aisyah, ST, MM, bersama Sekretaris Kelurahan Tegalgede, Suripto, ST, serta staf pemerintahan, Syaifullah, hadir di lokasi untuk memantau situasi dan berkoordinasi dengan petugas serta unsur terkait.
Lahan yang terbakar merupakan kawasan yang banyak ditumbuhi bambu sehingga penanganannya membutuhkan kewaspadaan. Kondisi tanaman bambu yang mudah terbakar serta adanya potensi bara api yang masih tersisa menjadi perhatian petugas agar tidak kembali memicu kobaran api.
Berkat respons cepat tim gabungan, kebakaran dapat ditangani dan dikendalikan. Petugas juga memastikan titik-titik yang berpotensi menimbulkan kembali kobaran api mendapat perhatian selama proses penanganan.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama pada musim kemarau. Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu api di sekitar lahan kering serta segera melaporkan apabila menemukan titik api kepada petugas.
Pemerintah Kelurahan Tegalgede mengapresiasi gerak cepat BPBD Jember, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menangani kejadian tersebut. Sinergi lintas sektor dan kepedulian warga dinilai menjadi kunci dalam mencegah kebakaran meluas serta menjaga keamanan lingkungan.