logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Tuntas hingga Akar Rumput, Kelurahan Baratan dan Tiga Pilar Kawal Persoalan Lahan Langsung di Lapangan

  • 04 Juni 2026
  • Dibaca 26 Kali
Bagikan Via:
tuntas-hingga-akar-rumput-kelurahan-baratan-dan-tiga-pilar-kawal-persoalan-lahan-langsung-di-lapangan-20260605

Tuntas hingga Akar Rumput, Kelurahan Baratan dan Tiga Pilar Kawal Persoalan Lahan Langsung di Lapangan

JEMBER, 04 JUNI 2026 – Pemerintah Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, menindaklanjuti hasil mediasi persoalan lahan di Lingkungan Glisat dengan melakukan peninjauan langsung ke wilayah pemukiman warga, Kamis 04 Juni 2026.

Langkah tersebut merupakan kelanjutan dari mediasi yang sebelumnya digelar di Aula Kantor Kelurahan Baratan pada 26 Mei 2026. Dalam kegiatan itu, aparat kelurahan bersama unsur Tiga Pilar yang terdiri atas Babinsa dan Bhabinkamtibmas turun ke lapangan untuk memastikan komunikasi antar-pihak tetap berjalan baik pascamediasi.

Peninjauan dilakukan dengan mendatangi warga secara langsung guna menyerap masukan sekaligus memantau perkembangan penyelesaian persoalan yang telah dibahas sebelumnya. Pemerintah kelurahan juga berupaya menjaga kesepahaman yang telah terbangun agar tidak menimbulkan kesalahpahaman baru di tengah masyarakat.

Di sisi lain, Pos Bantuan Hukum (Posbankum) tetap melakukan pendampingan dari aspek legalitas. Pengawalan tersebut dilakukan untuk memastikan setiap kesepakatan yang dicapai tetap sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Sekretaris Kelurahan Baratan, Denny Wijiyati, S.AP., mengatakan pemerintah kelurahan berkomitmen mengawal hasil mediasi hingga benar-benar diterima dan dipahami oleh seluruh pihak yang terlibat.

"Kami meyakini bahwa kesepakatan bersama tidak cukup hanya dibangun di ruang mediasi, tetapi juga perlu dirawat melalui komunikasi langsung di lapangan. Karena itu, kami bersama Tiga Pilar hadir untuk memastikan seluruh pihak tetap terhubung dan mendapatkan ruang dialog yang baik," kata Denny.

Menurut dia, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan publik yang responsif sekaligus menjaga kondusivitas lingkungan.

"Kami ingin memastikan setiap dinamika sosial dapat diselesaikan secara terbuka, humanis, dan mengedepankan musyawarah. Harapannya, solusi yang dihasilkan benar-benar dapat diterima oleh semua pihak," ujarnya.

Sinergi antara pemerintah kelurahan, Tiga Pilar, dan Posbankum dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga suasana tetap kondusif selama proses penyelesaian persoalan berlangsung. Kehadiran aparat di tengah warga juga memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses mediasi yang sedang berjalan.

Melalui pendekatan persuasif dan dialogis tersebut, Pemerintah Kelurahan Baratan berharap penyelesaian persoalan lahan di Lingkungan Glisat dapat berlangsung secara damai serta memperkuat kerukunan warga di wilayah setempat. (fzr)

Galeri Foto