logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Usai Evaluasi Program Gizi, Dinkes PPKB Jember Perkuat Edukasi PKMK untuk Anak Gizi Kurang dan Stunting

  • 07 Oktober 2026
  • Dibaca 17 Kali
Bagikan Via:
usai-evaluasi-program-gizi-dinkes-ppkb-jember-perkuat-edukasi-pkmk-untuk-anak-gizi-kurang-dan-stunting-20261009

Usai Evaluasi Program Gizi, Dinkes PPKB Jember Perkuat Edukasi PKMK untuk Anak Gizi Kurang dan Stunting

JEMBER, 07 OKTOBER 2026 - Usai mengevaluasi kinerja program gizi hingga Triwulan III Tahun 2026, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember mendorong penguatan pemahaman tenaga kesehatan dan kader dalam memberikan edukasi penanganan anak dengan masalah gizi.

Penguatan tersebut menjadi bagian dari kegiatan Publikasi Data Triwulan III Tahun 2026 Kinerja Program PPPs dan Program Gizi Masyarakat yang digelar Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes PPKB Jember di Aula Polkesma Jember, Senin 05 Oktober 2026.

Kegiatan diikuti ahli gizi dari 50 puskesmas di Kabupaten Jember. Selain membahas capaian program, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman terkait intervensi gizi yang dapat diterapkan dalam pelayanan di wilayah masing-masing.

Salah satu materi yang diberikan adalah mengenai Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) bagi anak dengan kondisi gizi kurang dan stunting. Materi tersebut disampaikan oleh dokter spesialis anak dr. Muhammad Ali Sodikin, M.Kes., Sp.A.

Menurutnya, pemahaman mengenai intervensi gizi perlu diteruskan kepada masyarakat melalui puskesmas dan posyandu. Edukasi yang diberikan secara tepat diharapkan dapat membantu keluarga memahami langkah pencegahan maupun penanganan masalah gizi pada anak.

“Harapannya, teman-teman di puskesmas dan posyandu dapat memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat mengenai upaya mencegah dan menangani stunting, termasuk memahami kebutuhan gizi anak sesuai kondisinya di wilayah masing-masing,” ujar Muhammad Ali Sodikin, dikutip Rabu, 07 Oktober 2026.

Ia menekankan bahwa edukasi kepada keluarga menjadi bagian penting dalam upaya perbaikan status gizi anak. Dengan informasi yang benar, orang tua maupun pengasuh dapat lebih memahami pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi serta mengetahui kapan anak membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, evaluasi kinerja program dalam kegiatan tersebut mencakup sejumlah indikator, mulai dari target dan tren percepatan penurunan stunting, capaian intervensi spesifik 2025–2026, capaian penimbangan September 2026, program rutin gizi masyarakat, hingga realisasi anggaran.

Ke depan, hasil evaluasi dan penguatan materi tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam pelayanan di puskesmas dan posyandu, sehingga edukasi gizi tidak berhenti pada tingkat tenaga kesehatan, tetapi dapat diterima dan dipahami oleh keluarga sebagai bagian dari upaya mencegah masalah gizi dan stunting sejak dini.

Data hasil evaluasi Triwulan III juga menjadi bahan perbaikan program sekaligus dasar penyusunan perencanaan program gizi Dinkes PPKB Jember pada 2027. (fam)

Galeri Foto