Usai Pembinaan DKPPP Jember, Kelompok Ternak C.K Makmur Siapkan Bank Pakan
- 31 Agustus 2026
- Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
Usai Pembinaan DKPPP Jember, Kelompok Ternak C.K Makmur Siapkan Bank Pakan
JEMBER, 31 AGUSTUS 2026 - Pembinaan peternakan yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember tidak berhenti pada kegiatan edukasi dan praktik. Kelompok Ternak C.K Makmur di Dusun Curah Kalong Tengah, Desa Curah Kalong, Kecamatan Bangsalsari, mulai menyiapkan langkah lanjutan untuk memperkuat kemandirian pakan bagi ternak.
Salah satu tindak lanjut yang menjadi perhatian kelompok adalah rencana pengembangan bank pakan. Gagasan tersebut muncul setelah peternak mendapatkan pembekalan mengenai teknologi pengolahan hijauan dan praktik pembuatan silase pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Melalui bank pakan, kelompok diharapkan memiliki cadangan pakan yang dapat dimanfaatkan ketika ketersediaan hijauan mengalami penurunan. Silase menjadi salah satu pilihan karena hijauan dapat diawetkan sehingga tidak hanya bergantung pada ketersediaan pakan segar setiap hari.
Pengawasan Mutu Pakan Ahli Pertama DKPPP Jember, Amelia Rahmawati Santoso, S.Pt., menilai pemahaman yang diperoleh peternak perlu dilanjutkan dengan penerapan secara konsisten di tingkat kelompok.
“Harapannya, peternak tidak hanya memahami cara membuat silase, tetapi juga dapat menerapkannya secara berkelanjutan sehingga ketersediaan pakan tetap terjaga dan kebutuhan ternak dapat terpenuhi,” ujar Amelia.
Ke depan, pengembangan bank pakan diharapkan menjadi bagian dari sistem penyediaan pakan kelompok. Dengan adanya cadangan pakan yang dikelola secara bersama, peternak dapat lebih siap menghadapi kondisi ketika hijauan sulit diperoleh.
Selain penguatan pakan, Kelompok Ternak C.K Makmur juga mendapat pembinaan mengenai manajemen pemeliharaan Red Brahman. Pengetahuan tersebut menjadi bekal bagi peternak untuk meningkatkan pengelolaan dan produktivitas ternak.
DKPPP Jember turut mendukung penguatan kelompok melalui penyerahan buku administrasi kelompok, buku materi peternakan, serta bantuan mineral untuk ternak.
Antusiasme peternak selama pembinaan menjadi modal penting untuk melanjutkan hasil kegiatan ke tahap berikutnya. Dari praktik pembuatan silase, kini tantangannya adalah bagaimana pengetahuan tersebut diterapkan secara rutin dan dikembangkan menjadi sistem bank pakan yang berkelanjutan.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian Kelompok Ternak C.K Makmur sekaligus mendukung terciptanya usaha peternakan yang lebih produktif dan berkelanjutan di Kabupaten Jember. (ran)