logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Wadul Gus’e Pasca Banjir di Balung Lor Jember, Tebing Rumah Warga Ambrol Akibat Luapan Sungai

  • 15 Februari 2026
  • Dibaca 390 Kali
Bagikan Via:
wadul-guse-pasca-banjir-di-balung-lor-jember-tebing-rumah-warga-ambrol-akibat-luapan-sungai-20260215

Wadul Gus’e Pasca Banjir di Balung Lor Jember, Tebing Rumah Warga Ambrol Akibat Luapan Sungai

Pemerintah Kabupaten melalui Kabupaten Jember menerima laporan kegiatan Wadul Gus’e pasca kejadian bencana banjir yang berdampak pada permukiman warga di Kecamatan Balung. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 15 Februari 2026, sekitar pukul 13.30 WIB, bertempat di Dusun Krajan, RT 01 RW 01, Desa Balung Lor. Wadul Gus’e merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyerap langsung aduan masyarakat sekaligus melakukan penanganan awal pascabencana. Laporan ini disampaikan kepada Bupati Jember dan diteruskan kepada instansi terkait sebagai bahan tindak lanjut penanganan.

Bencana banjir yang terjadi sebelumnya mengakibatkan kerusakan pada salah satu rumah warga. Dampak yang ditimbulkan berupa ambrolnya tebing di bagian ruang belakang rumah dengan panjang sekitar 10 meter dan tinggi kurang lebih 6 meter. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan penghuni rumah apabila tidak segera ditangani. Rumah tersebut dihuni oleh satu kepala keluarga dengan total enam jiwa, sehingga membutuhkan perhatian dan penanganan segera dari pemerintah daerah.

Berdasarkan kronologis kejadian, hujan deras mengguyur wilayah Jember sejak dini hari pada Jumat, 13 Februari 2026, mulai sekitar pukul 03.30 WIB. Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan rilis kewaspadaan cuaca ekstrem di Jawa Timur untuk periode 10 hingga 20 Februari 2026. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan kenaikan debit air aliran sungai di sekitar lokasi kejadian. Luapan air sungai tersebut diduga menjadi faktor utama terjadinya erosi tanah hingga akhirnya menyebabkan tebing di belakang rumah warga ambrol.

Kondisi terkini pascakejadian menunjukkan bahwa rumah terdampak belum dilakukan perbaikan. Untuk sementara waktu, pemilik rumah masih bertahan di rumah tersebut sembari mencari tempat kontrakan yang lebih aman. Menindaklanjuti kejadian ini, BPBD Kabupaten Jember bersama perangkat desa dan relawan melakukan asesmen serta koordinasi di lokasi. Selain itu, bantuan logistik berupa paket sembako, terpal, lauk pauk, dan paket siap saji telah didistribusikan kepada warga terdampak guna memenuhi kebutuhan dasar.

BPBD Kabupaten Jember juga meneruskan laporan ini kepada instansi terkait, termasuk BNPB, untuk mendukung penanganan pascakejadian. Dalam rekomendasinya, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, sementara dinas teknis diharapkan segera melakukan penanganan lanjutan. Sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko dan dampak bencana banjir di wilayah Jember.

Galeri Foto