Warga dan Pengelola Capai Kata Sepakat, Masalah Tower Depan Desa Panti Selesai Tanpa Masalah
- 28 Juli 2026
- Dibaca 7 Kali
Bagikan Via:
Warga dan Pengelola Capai Kata Sepakat, Masalah Tower Depan Desa Panti Selesai Tanpa Masalah
PANTI — Ketegangan serta kekhawatiran warga terkait keberadaan dan operasionalisasi tower telekomunikasi yang berdiri tepat di depan Kantor Desa Panti akhirnya resmi berakhir. Melalui ruang musyawarah yang transparan dan dialog interaktif, pihak warga, pemerintah desa, serta perwakilan pengelola penyedia jasa menara (vendor) berhasil mencapai kata sepakat tanpa menyisakan polemik di kemudian hari.
Pertemuan yang difasilitasi langsung oleh Kepala Desa Panti dan jajaran Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) tersebut dihadiri oleh puluhan perwakilan warga setempat, tokoh masyarakat, serta jajaran teknis dari pihak pengelola tower 25 Juli 2026. Musyawarah dilakukan untuk menindaklanjuti beberapa aduan masyarakat terkait masalah keselamatan, kejelasan dana kompensasi, hingga kekhawatiran dampak radiasi serta petir dari keberadaan menara tersebut.
Proses dialog berlangsung secara hangat namun tegas. Warga menyampaikan poin-poin keberatan mereka secara rinci, terutama mengenai kepastian pemeliharaan berkala infrastruktur menara agar tidak membahayakan pemukiman dan aktivitas warga di sekitar Kantor Desa Panti. Merespons hal tersebut, pihak pengelola tower memberikan penjelasan teknis secara terbuka dan menyanggupi seluruh tuntutan realistis yang diajukan oleh masyarakat.
Hasil akhir dari musyawarah tersebut melahirkan dokumen kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh seluruh pihak. Pihak pengelola berjanji akan segera menerjunkan tim teknis untuk melakukan audit keandalan struktur menara, pembaruan sistem penangkal petir (grounding), serta memberikan jaminan asuransi ganti rugi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di masa mendatang.
"Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi iktikad baik dari semua pihak. Pihak pengelola mau mendengarkan aspirasi masyarakat, dan warga pun menyampaikan masukannya secara bijak tanpa ada aksi yang merugikan. Hari ini kita buktikan bahwa masalah seberat apa pun bisa selesai tanpa masalah melalui musyawarah mufakat," ujar Akbar Winasis Sekcam Panti usai memimpin jalannya pertemuan.
Selain masalah keamanan fisik bangunan, kesepakatan tersebut juga mencakup komitmen pengelola dalam memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Salah satu tindak lanjut konkret yang langsung disepakati adalah perbaikan fasilitas umum di sekitar area depan kantor desa serta pemberian prioritas tenaga kerja lokal untuk perawatan berkala menara.
Suwanto perwakilan warga Desa Panti menyambut positif hasil tindak lanjut musyawarah tersebut. Rasa cemas yang sempat menyelimuti warga kini berganti dengan kepuasan karena aspirasi mereka diakomodasi dengan baik dalam perjanjian tertulis yang memiliki kekuatan hukum.
"Yang kami butuhkan sebenarnya hanya kepastian dan rasa aman. Dengan adanya jaminan perbaikan sistem keamanan menara dan komitmen transparansi dari pihak pengelola, kami warga Panti menyetujui operasional tower ini. Semuanya sudah selesai dengan baik dan damai," ungkapnya.
Dengan ditandatanganinya berita acara kesepakatan ini, polemik keberadaan tower di depan Kantor Desa Panti resmi dinyatakan tuntas seluruhnya. Pemerintah Desa Panti berkomitmen akan terus mengawal implementasi dari poin-poin kesepakatan tersebut agar pihak pengelola menjalankan kewajibannya sesuai standar yang telah ditetapkan bersama. Suasana kondusif dan ketenangan warga di lingkungan Desa Panti pun kini telah pulih sepenuhnya.(JHA)